Produsen Gitar Gibson Dibayangi Kebangkrutan

Rabu, 02 Mei 2018 - 19:24 WIB
Produsen Gitar Gibson...
Produsen Gitar Gibson Dibayangi Kebangkrutan
A A A
NASHVILLE - Perusahaan pembuat gitar listrik asal Amerika Serikat (AS) Gibson yang telah dimainkan oleh bintang-bintang musik kelas dunia seperti Elvis, Keith Richards, Jimmy Page hingga Slash tengah dibayangi kebangkrutan. Produsen gitas yang berbasis di Nashville mengajukan perlindungan kebangkrutan setelah terjerat utang mencapai USD500 juta.

Seperti dilansir CNBC, pemberi pinjaman bakal mengambil kendali dari perusahaan gitar legendaris asal AS yang didirikan pada tahun 1902, silam. Awal kepailitan Gibson diawali pada 2014, dimana Gibson membeli usaha peranti konsumer elektronik dari Philips di Hongkong dengan harga senilai USD135 juta. Namun Dalam rencana yang dipersyaratkan untuk pengajuan perlindungan kebangkrutan, Gibson menyatakan bakal menutup unit bisnis peranti elektronik di luar negerinya.

Lebih lanjut Gibson menegaskan bakal kembali fokus membuat gitar dan industri audio. Chief executive Henry Juszkiewicz, yang membeli perusahaan itu pada 1986, mengatakan dalam pengajuan perlindungan kebangkrutan Bab 11 akan menjamin "stabilitas jangka panjang dan kesehatan keuangan" perusahaan. Di bawah langkah-langkah kebangkrutan, Gibson akan mengakhiri bisnis dengan brand seperti KRK, Cerwin Vega dan Stanton headphone Stanton, pengeras suara serta turntable.

Sebagai sebuah perusahaan pembuat gitar listrik legendaris, awal mula Gibson terpusat di Nashville dan Memphis. Adapun gitar akustik Gibson diproduksi di Bozeman, Montana. Setiap tahun, sekitar 170.000 gitar Gibson dijual ke lebih dari 80 negara. Tercatat penjualan gitar listrik melonjak lebih dari 10% menjadi USD122 miliar dalam 12 bulan hingga Januari.

Juszkiewicz sendiri mengakuisisi Gibson pada 1986. Dalam pakta restrukturisasi, pemberi pinjaman senior Gibson seperti Silver Point Capital, Melody Capital Partners LP, dan penyedia dana yang berafiliasi ke KKR Credit Advisor akan menukarkan tagihan utang dengan kepemilikan ekuitas perusahaan setelah reorganisasi. Ini bertujuan untuk keluar dari perlindungan kebangkrutan pada 24 September.

Instrumen yang terdokumentasi paling awal yang diproduksi oleh pendiri Orville Gibson yakni mandolin yang dibuat pada tahun 1894, dengan perusahaan yang secara resmi didirikan delapan tahun kemudian. Dalam sejarahnya, mungkin gitar Gibson yang paling terkenal yakni Gibson Les Paul yang pertama kali dibuat pada 1940 setelah gitaris Les Paul bekerja sebagai desainer di perusahaan.

Gibson Les Paul menjadi salah satu gitar solid body pertama yang dibangun untuk bersaing dengan rival mereka yakni Fender. Slash dari Guns N 'Roses menjadi gitaris yang paling terkenal terkait dengan Les Paul untuk kemudian menjadi duta resmi Gibson. Sedangkan Jimmy Page dari Led Zeppelin beralih dari Fender Telecaster ke Gibson Les Paul dengan melakukan modifikasi untuk membantu menghasilkan suara khasnya.

Sementara Bob Marley juga menjadi salah satu musisi yang kerap memakai Gibson Les Paul Junior yang dimodifikasi. Noel Gallagher dari Oasis juga memiliki Gibson Les Paul hitam yang dimainkan Johnny Marr di album The Smiths, The Queen is Dead.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
35 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
55 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
2 jam yang lalu
Infografis
Rusia Tawarkan Kerja...
Rusia Tawarkan Kerja Sama dengan Produsen Drone Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved