Jokowi Usulkan Makassar Masuk Kota Pintar ASEAN

Rabu, 02 Mei 2018 - 20:41 WIB
Jokowi Usulkan Makassar...
Jokowi Usulkan Makassar Masuk Kota Pintar ASEAN
A A A
MAKASSAR - Presiden Joko Widodo menunjuk tiga kota di Indonesia untuk diusulkan masuk dalam jaringan kota pintar ASEAN dalam program kerja sama ASEAN Smart Cities Network (ASCN). Ketiga kota tersebut yaitu Jakarta, Makassar, dan Banyuwangi.

Hal itu disampaikan langsung saat Presiden Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Indonesia Retno LP Marsudi melakukan kunjungan ke Singapura untuk menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-32. KTT ini digelar pada 27-28 April 2018. Dimana konsep ASCN sendiri dirancang untuk mencapai tujuan bersama pembangunan dalam jejaring ASEAN.

Mengetahui hal tersebut, Kabag Humas Pemkot Makassar, Firman Hamid Pagarra mengaku bersyukur. Selama ini Kota Makassar memang selalu mengusung pola Smart City yang berbalut kearifan lokal.

"Alhamdulillah, Makassar sebagai kota yang selalu mengusung Smart City dan berbalut local wisdom Sombere didaulat menjadi perwakilan kota pintar dalam KTT Asean sebagaimana DKI Jakarta mewakili provinsi dan Banyuwangi mewakiki Kabupaten se-Indonesia yang dihadiri Bapak Presiden RI Joko Widodo di Singapura," ungkapnya, Minggu (29/4/18).

Hal ini, kata Firman, menjadi penanda bahwa apa yang telah dilakukan Kota Makassar selama ini dalam pengembangan Smart City telah "on the right track" dan telah menjadi pionir dari kota-kota lain seperti Kota Bandung dan Surabaya.

Atas nama Pemerintah Kota Makasssar, Firman mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dipilihnya Makassar sebagai Kota Pintar dalam KTT Asean di Singapura. "Terima kasih Pak Jokowi, Terima kasih Indonesia" ungkap Firman.

Dalam KTT ini, Indonesia berencana akan mendorong kerangka ASEAN tentang cara memajukan jaringan Smart Cities. Sebagaimana diketahui, kerangka ini sangat sesuai dengan program yang ditanamkan Presiden Jokowi di Indonesia yang disebut "gerakan menuju 100 Smart City".

Presiden Jokowi sendiri menyampaikan dalam siaran persnya bahwa ASEAN merupakan organisasi yang berpusat dan berorientasi pada rakyat sehingga rakyat harus menjadi fokus dalam pembangunan masyarakat ASEAN.

"ASCN merupakan salah satu jawaban untuk tantangan tersebut. Dan azas Smart City ini berdasar pada kebutuhan dan potensi serta kearifan lokal masing-masing kota, dan bagaimana pelayanan publiknya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Negara-negara ASEAN,...
Negara-negara ASEAN, China dan Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi
Ekonomi Biru Bisa Jadi...
Ekonomi Biru Bisa Jadi Mesin Baru bagi Pertumbuhan Ekonomi ASEAN
Bandara Semarang Bersiap...
Bandara Semarang Bersiap Sambut Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN
Jokowi: Saya Tak Ingin...
Jokowi: Saya Tak Ingin Kesatuan dan Sentralitas ASEAN Hanya Jadi Mantra Kosong
Dorong Percepatan Perjanjian...
Dorong Percepatan Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN untuk Integrasi Ekonomi Kawasan
Menko Airlangga Tegaskan...
Menko Airlangga Tegaskan Peran Penting ASEAN Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
8 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
9 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
9 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
9 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
9 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
9 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved