Saham Bank BUMN Banyak Dilego, Himbara Pastikan Kondisi Kondusif

Senin, 07 Mei 2018 - 21:42 WIB
Saham Bank BUMN Banyak...
Saham Bank BUMN Banyak Dilego, Himbara Pastikan Kondisi Kondusif
A A A
JAKARTA - Himpunan Bank-Bank Negara (Himbara) memastikan kondisi Bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dalam keadaan kondusif dan stabil. Hal itu meski adanya sentimen negatif global yang disebabkan rencana kenaikan suku bunga acuan di Amerika Serikat (AS) atau Fed rate.

Ketua Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara), Maryono menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih jauh dari krisis, karena pertumbuhan ekonomi yang terus stabil dan kinerja perbankan yang juga naik signifikan. "Di dalam negeri fundamental ekonomi kita kuat, permintaan kredit terus meningkat,” katanya di Jakarta, Senin (7/5).

Menurutnya, adapun penurunan harga saham khususnya sektor perbankan yang sempat terjadi pada akhir pekan lalu lebih disebabkan karena faktor global. “Faktor ini yang membuat investor asing banyak menjual portofolio sahamnya di Indonesia terutama yang sudah memiliki untung banyak. Nah saham-saham yang sudah memiliki untung banyak adalah perbankan,” urainya.

Maryono yang juga Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencontohkan saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sempat terkoreksi dikarenakan telah mengalami kenaikan lebih dari 100% dalam kurun satu tahun. Sehingga tidak heran jika pelaku pasar banyak melepas saham BBTN, karena sudah memperoleh keuntungan (capital gain) yang tinggi.

“Kondisi ini hanya sementara, contohnya hari ini Senin (7/5) rebound, saham BBTN naik 240 poin (9,06 persen) ke level 2.890, tertinggi dibandingkan Bank BUMN lainnya,” ungkap Maryono.

Sementara itu mengenai adanya data yang beredar bahwa Bank BUMN mengalami kerugian, Maryono enggan memberikan komentar, namun dia memastikan hal tersebut tidak benar. Pasalnya, kinerja keuangan Bank BUMN pada triwulan I 2018 sedang mengalami pertumbuhan yang signifikan dan berada dalam kondisi sangat sehat. “Membaca laporan keuangannya keliru, jadi tidak benar Bank BUMN mengalami kerugian,” tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Laba Bank Himbara Melesat...
Laba Bank Himbara Melesat 78,06%, Erick Thohir Sebut Buah Transformasi
Surati Menteri BUMN,...
Surati Menteri BUMN, KKI Desak Pembatalan Biaya ATM Link
Prabowo Panggil Bos-bos...
Prabowo Panggil Bos-bos Bank BUMN ke Istana, Ada Apa?
AS Tuntut Bank Negara...
AS Tuntut Bank Negara Milik Korut
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit Bank Pelat Merah Mulai Membuahkan Hasil
Pengenaan Tarif Transaksi...
Pengenaan Tarif Transaksi ATM Link Bisa Berdampak ke Nasabah Kecil
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
3 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
4 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved