Kemenperin Tingkatkan Nilai Tambah Kelapa Sawit dan Karet

Kamis, 10 Mei 2018 - 21:44 WIB
Kemenperin Tingkatkan...
Kemenperin Tingkatkan Nilai Tambah Kelapa Sawit dan Karet
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Pemerintah Provinsi Jambi sepakat melakukan kerja sama dalam upaya peningkatan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) untuk semakin memacu produktivitas dan daya saing industri pengolahan kelapa sawit dan karet.

Selama ini, potensi kedua komoditas tersebut menjadi andalan bagi pertumbuhan ekonomi nasional melalui penerimaan devisa dari ekspor.

"Kerja sama itu tertuang di dalam MoU yang sudah ditandatangani antara Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) dengan Pemerintah Provinsi Jambi pada 3 Mei 2018 lalu," ujar Kepala BPPI Ngakan Timur Antara di Jakarta, Kamis (10/5/2018).

Ngakan menyebut, terdapat empat ruang lingkup kerja sama kedua belah pihak tersebut. Pertama, pendampingan kelembagaan terhadap penggunaan peralatan dan mesin. Kedua, pelatihan terhadap petani dalam menerapkan inovasi dan teknologi dalam mengembangkan produk unggulan daerah yang berdaya saing.

"Ketiga, perumusan hasil litbang serta penerapan teknologi industri di bidang bahan baku, bahanpenolong, proses, peralatan atau mesin, dan hasil produk serta penanggulangan pencemaran industri. Terakhir, penerapan standardisasi, pengujian dan sertifikasi, pemasaran, promosi, pelayanan informasi,serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil riset karet di Provinsi Jambi," katanya.

Seperti diketahui, peluang pengembangan industri pengolahan kelapa sawit dan karet di Jambi, terlihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa luas perkebunan karet di Jambi pada tahun 2016 mencapai 665.334 hektare (Ha) dengan produksi sebanyak 334 ribu ton per tahun. Sedangkan, luas perkebunan kelapa sawit mencapai 476.413 Ha dengan produksi sebanyak 1,03 juta ton per tahun.

"Pada 2017, komoditas karet dan olahannya mampu berkontribusi USD700,98 juta atau 59,10% dari total nilai ekspor sektor industri provinsi Jambi. Sedangkan, minyak nabati (termasuk crude palm oil/CPO) memberikan kontribusi USD189,47 juta atau 15,97% dari total nilai ekspor dari sektor industri," paparnya.

Sebagai implementasi langkah kerja sama BPPI dengan Pemprov Jambi, Baristand Industri Palembang yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenperin di bawah BPPI ini akan mendukung kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk pendirian pabrik kompon di Jambi, yaitu di wilayah Lubuk Sebontan, dengan memilih Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Tirta Mukti sebagai cikal bakal dari sentra industri kompon.

"Baristand Industri Palembang ini memang mempunyai tugas utamanya untuk melakukan kegiatan litbangyasa dan penerapan teknologi, dengan fokus pada teknologi pengolahan karet alam dan produk karet turunannya, seperti karet otomotif, karet untuk kepentingan rumah tangga dan karet untuk alat kesehatan," jelas Ngakan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini Upaya Kemenperin...
Ini Upaya Kemenperin Dongkrak Produksi Industri Olahan Karet Alam
Forwatan dan 3 Asosiasi...
Forwatan dan 3 Asosiasi Hilir Sawit Berbagi Manfaat kepada Ratusan Yatim Piatu
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Berita Terkini
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
7 menit yang lalu
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
9 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
9 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
9 jam yang lalu
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Tata Kelola Bank Jakarta, Serikat Karyawan Beri 4 Rekomendasi Strategis
10 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
10 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved