Menko Luhut: Pembangunan Bandara Kertajati Pakai Model Pendanaan Baru

Kamis, 24 Mei 2018 - 17:40 WIB
Menko Luhut: Pembangunan...
Menko Luhut: Pembangunan Bandara Kertajati Pakai Model Pendanaan Baru
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan kekagumannya dengan desain Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Menko Luhut juga mengapresiasi pekerjaan pembangunan bandara yang menurutnya terbilang cukup rapih.

"Pekerjaannya cukup rapih. Di Indonesia, ini mungkin merupakan salah satu yang terapih. Paling penting, akan membuat pertumbuhan ekonomi makin baik di kawasan ini. Akan ada Aerocity, kemarin saya lihat di India cuma 1500 hektar, di sini 3200 hektar, jadi akan bagus,” ujar Luhut dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Lebih lanjut, Ia menerangkan Bandung Tol Road sedang proses akan selesai pembebasan tanah, tahun depan diharapkan sudah selesai. Kemudian, terang dia orang dari Cirebon kalau ingin ke Bandara Kertajati tidak ke perlu Jakarta lagi.

Ketiga ada pelabuhan Patimban yang akan jadi tempat ekspor impor mobil. "Nanti juga akan ada kawasan industri Bekasi, Karawang, Purwakarta yang jaraknya kira-kira 100 km lewat tol,” nantinya.

Selain itu Menko Maritim mengungkapkan bahwa pembangunan Bandara ini menggunakan model pendanaan baru, yakni tidak dibayar sepenuhnya oleh APBN. "Bandara Kertajati ini model pendanaan yang baru, yang akan dicontoh di tempat lain, di mana kepemilikan ini dengan yakni kerja sama yang baru, yaitu APBN, PEMDA, BUMD, juga RDPT. Jadi ini tidak sepenuhnya dibayarkan dengan APBN, seperti pendanaan yang dilakukan pada proyek LRT,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjut Menko Luhut, Indonesia memasuki satu era yang belum pernah terjadi bahwa satu proyek bukan hanya sepenuhnya dari APBN. “Presiden meminta kami dengan Menhub untuk mengerjakan model-model macam ini. Jadi LRT Jakarta model satu sudah jalan, ini sudah jalan dan akan bertebar lagi ke mana-mana mana. Sehingga dengan demikian, proyek infrastruktur tidak mesti harus didanai APBN,” tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelajaran Berarti dari...
Pelajaran Berarti dari Kertajati
Terus Bakar Uang, Bandara...
Terus Bakar Uang, Bandara Kertajati bak Hidup Segan Mati Tak Mau
Nasib Bandara Kertajati...
Nasib Bandara Kertajati yang Sepi, Disewakan untuk Lokasi Prewedding sampai Matikan AC
Presiden Joko Widodo...
Presiden Joko Widodo Tinjau Bandara Kertajati
Bandara Kertajati Dijual,...
Bandara Kertajati Dijual, Saudi dan India Jadi Pemegang Saham
Bandara Kertajati Dianggap...
Bandara Kertajati Dianggap Terus Bakar Uang, Hidup Segan Mati Tak Mau
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
15 menit yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
46 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved