Adira Finance Peroleh Pinjaman Sindikasi USD300 Juta di Singapura

Jum'at, 25 Mei 2018 - 14:38 WIB
Adira Finance Peroleh...
Adira Finance Peroleh Pinjaman Sindikasi USD300 Juta di Singapura
A A A
JAKARTA - Kepercayaan investor luar negeri terhadap PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) tetap tinggi. Buktinya, Adira Finance menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman sindikasi sebesar USD300 juta di Singapura.

Penerbitan pinjaman sindikasi ini mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sekitar 2.6 kali dari rencana awal. Fasilitas ini telah berhasil menarik minat para investor asing yang kebanyakannya berasal dari Singapura, Jepang dan Taiwan. Fasilitas berjumlah USD300 juta dengan tenor 3 tahun ini memperoleh tingkat bunga yang kompetitif di tengah kondisi pasar dan perekonomian nasional yang masih mengalami belum pasti.

’’Dukungan para investor melalui pendanaan telah menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bagi Adira Finance. Pinjaman sindikasi ke-6 ini akan menjadi salah satu sumber pendanaan agar Perusahaan dapat mencapai pertumbuhan dalam penyaluran pembiayaan baru 5-10% atau setara dengan Rp34-36 triliun tahun ini,” jelas Hafid Hadeli, direktur utama Adira Finance dalam keterangan resminya.

Dalam proses penerbitan pinjaman sindikasi ini, Adira Finance dibantu oleh ANZ Bank (Singapore) Ltd., The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., BNP Paribas, Citigroup Global Markets Asia Ltd, dan DBS Bank Ltd. selaku mandated lead arrangers dan bookrunners. Perusahaan berencana untuk melakukan lindung nilai penuh (fully-hedged) ke dalam mata uang rupiah untuk memitigasi risiko mata uang (currency risk) dan suku bunga (interest rate risk) mengingat kegiatan usaha Adira Finance menggunakan mata uang rupiah dan suku bunga pembiayaan yang tetap.

Adira Finance mulai menjajaki pinjaman sindikasi dalam mata uang asing sejak tahun 2013 sebagai salah satu satu inisiatif pendanaan. Adapun fasilitas pinjaman dalam mata uang asing memberikan kontribusi sebesar 16% atas pendanaan sendiri Perusahaan yang mencapai Rp21,1 triliun pada akhir Kuartal I-2018. 28% dari pendanaan sendiri merupakan pinjaman dari bank lokal dan 56% berasal dari pendanaan dari pasar modal berupa obligasi dan sukuk mudharabah.

’’Dengan gearing ratio pada level 3,4 kali, Perusahaan memiliki ruang gerak yang luas dalam mencari pendanaan kedepannya untuk memenuhi kebutuhan penyaluran pembiayaan,” papar I Dewa Made Susila, direktur keuangan Perusahaan.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramaikan IIMS 2023,...
Ramaikan IIMS 2023, Adira Finance Gandeng Komunitas Otomotif Adakan Adiride dan Kongkowmotif
Adira Finance Raih Laba...
Adira Finance Raih Laba Bersih Rp520 Miliar
Adira Finance Ajak Komunitas...
Adira Finance Ajak Komunitas Motor Menjelajah Desa Karanganyar – Magelang pada Festival Kreatif Lokal 2022
Penguatan Destinasi...
Penguatan Destinasi Wisata, Adira Finance Gelar Festival Kreatif Lokal di Alamendah
Sesuai Target, Penjualan...
Sesuai Target, Penjualan Motor Diprediksi 6 Juta Unit dan Mobil 1,05 Juta Unit di 2023
HUT ke-32, Adira Finance...
HUT ke-32, Adira Finance Gelar Gebyar Adira Kreasi 2022
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
2 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
3 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
3 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
4 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved