Pendapatan Premi Industri Asuransi Jiwa Naik 23,3% di Kuartal I

Senin, 28 Mei 2018 - 20:04 WIB
Pendapatan Premi Industri...
Pendapatan Premi Industri Asuransi Jiwa Naik 23,3% di Kuartal I
A A A
JAKARTA - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) sepanjang kuartal I tahun 2018 mencatat total Pendapatan premi sebesar 23,3%, menjadi Rp52,49 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp42,58 triliun. Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim mengatakan, pencapaian pendapatan premi yang meningkat di kuartal pertama ini, memberikan gambaran yang baik bagi pertumbuhan industri selanjutnya.

"Total pendapatan premi tersebut dikontribusikan dari total premi bisnis baru sebesar Rp35 triliun dan total premi lanjutan sebesar Rp17,48 triliun," ujar Hendrisman saat konferensi pers di Jakarta, Senin (28/5/2018).

Adapun total pendapatan (income) industri asuransi jiwa di kuartal pertama 2018 mengalami perlambatan menjadi Rp51,97 triliun dari Rp56,37 triliun atau turun 7,8%. Menurut dia, hal ini disebabkan adanya nilai negatif dari hasil investasi di kuartal 1 2018. "Total pendapatan premi merupakan kontributor terbanyak atas total pendapatan industri asuransi jiwa, yakni sebesar 101,0%," ungkap dia.

AAJI mencatat, pertumbuhan total pendapatan premi didorong oleh meningkatnya pendapatan premi dari saluran distribusi bancassurance yang meningkat sebesar 41,1% dan berkontribusi sebesar 46,4%. Saluran keagenan turut mengalami pertumbuhan sebesar 19,6% dengan kontribusi 37,2%, disusul oleh saluran distribusi alternatif yang pada tahun ini mengalami penurunan 4,1% dan berkontribusi sebesar 16,5% pada kuartal pertama 2018.

"Hal ini menunjukkan makin sadarnya masyarakat akan adanya beragam saluran distribusi di mana mereka bisa mendapatkan akses terhadap produk asuransi jiwa di pasar," urai dia.

Terkait investasi, dia menjelaskan bahwa jumlah Investasi pada kuartal pertama 2018, meningkat sebesar 16,8% atau Rp491,52 triliun. Kenaikan di sejumlah indikator, secara signifikan mempengaruhi kenaikan pada Total Aset menjadi sebesar 15,6%, atau senilai Rp. 550,08 triliun. "Angka tersebut melesat cukup jauh dibanding pencapaian periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 475,75 triliun," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Insentif Pajak Bagi...
Insentif Pajak Bagi Pemegang Polis Dinanti di Tengah Pagebluk Covid-19
BRINS Dinobatkan Sebagai...
BRINS Dinobatkan Sebagai Asuransi Terbaik 2021
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi,...
Lampaui Kinerja Pra-Pandemi, Industri Asuransi Jiwa Raih Pendapatan Rp62 Triliun
Ckckck, Kuartal I Pendapatan...
Ckckck, Kuartal I Pendapatan Asuransi Jiwa Naik Lebih dari 13 Ribu Persen
Jumlah Klaim Asuransi...
Jumlah Klaim Asuransi Jiwa Terus Meningkat
Pertumbuhan Klaim dan...
Pertumbuhan Klaim dan Manfaat Industri Asuransi Jiwa Capai 23,5%
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
6 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved