Target Ekonomi RI 5,17%, Harmonisasi Otoritas Fiskal-Moneter Jadi Sorotan

Selasa, 05 Juni 2018 - 13:57 WIB
Target Ekonomi RI 5,17%,...
Target Ekonomi RI 5,17%, Harmonisasi Otoritas Fiskal-Moneter Jadi Sorotan
A A A
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan, butuh keselarasan antara kebijakan moneter dan fiskal untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi di kisaran angka 5,4-5,8%. Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan, tanpa adanya harmonisasi antara kebijakan moneter dan fiskal akan memperkecil peluang untuk mencapai target.

"Kalau tidak ada kerja sama yang baik, jangankan 5,8%, tembus 5% saja sudah bagus," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (5/6/2018).

Bambang menjelaskan, kerja sama antara otoritas fiskal dan moneter selalu menjadi sorotan DPR, seperti keberhasilan Bank Indonesia (BI) diukur dari seberapa bisa mengendalikan nilai tukar rupiah. Begitu juga dengan pemerintah dari sisi pertumbuhan ekonomi.

"Kalau pertumbuhan ekonomi terus merosot dan tidak mencapai target maka itu penilaian kepada pemerintah yang kinerjanya menurun," katanya.

Dia menambahkan, peran BI harus semakin nyata agar kebijakannya seperti penentuan suku bunga bisa menjaga stabilitas perekonomian. Kemudian, pemerintah harus meningkatkan geliat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar tetap jalan.

"Lalu dipermudah soal bunga. Intinya adalah BI harus berikan akses yang mudah bagi pelaku ekonomi," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,05 Persen Sepanjang Tahun 2023
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved