Pagu Indikatif Anggaran Kemenhub Tahun Depan Rp44,132 Triliun

Kamis, 07 Juni 2018 - 10:58 WIB
Pagu Indikatif Anggaran...
Pagu Indikatif Anggaran Kemenhub Tahun Depan Rp44,132 Triliun
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendapatkan pagu indikatif untuk Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp44,132 triliun. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan hal ini dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, di Senayan Jakarta.

Adapun pagu Indikatif sebesar Rp44,132 Trilun akan dibagi kepada Unit Kerja Eselon I di lingkungan Kementerian Perhubungan dengan rincian yaitu Sekretariat Jenderal (Rp0,547 triliun), Inspektorat Jenderal (Rp0,092 triliun), Ditjen Perhubungan Darat (Rp3,784 triliun), Ditjen Perhubungan Laut (Rp12,824 triliun), Ditjen Perhubungan Udara (Rp7,643 triliun), Ditjen Perkeretaapian (Rp15,361 triliun), Badan Litbang Perhubungan (Rp0,122 triliun), BPSDM (Rp3,593 triliun), dan BPTJ (Rp0,162 triliun).

Dari komposisi anggaran per belanja, nilai Rp44,132 triliun dibagi menjadi anggaran operasional sebesar Rp5,791 triliun (dipergunakan untuk belanja pegawai Rp3,423 triliun dan belanja barang mengikat Rp2,368 triliun) serta belanja non operasional sebesar Rp38,340 triliun (dipergunakan untuk belanja barang tidak mengikat Rp12,923 triliun dan belanja barang modal Rp25,417 triliun).

Sedangkan komposisi anggaran menurut sumber pendanaan, angka Rp44,132 triliun tersebut didapatkan dari Rupiah Murni sebesar Rp28,036 Triliun (63,5%), Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp4,908 Triliun (11,1%), Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp7,998 Triliun (18,1%), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1,619 Triliun (3,7%), dan Belanja Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp1,570 Triliun (3,6%).

Menhub mengatakan bahwa dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2019, Kementerian Perhubungan telah mengusulkan beberapa prioritas pembangunan sarana dan prasarana di bidang perhubungan yang sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2019.

“Prioritas utama yakni pembangunan infrastruktur transportasi, serta prioritas khusus yakni percepatan pembangunan sarana dan prasarana di beberapa daerah,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Untuk prioritas utama yakni pembangunan infrastruktur transportasi akan diarahkan untuk pembangunan guna Pencapaian target RPJMN 2015 -2019 dan Renstra K/L khususnya untuk Kegiatan yang belum mencapai target 2019; Direktif/Penugasan Presiden dan Arahan Rapat Terbatas; Proyek Strategis Nasional (Sesuai dengan Perpres No. 58 Tahun 2017); Lanjutan Penyelesaian Proyek Prioritas Nasional Tahun 2018.

Selanjutnya Pembangunan di Daerah Terdepan, Tertinggal dan Terluar Indonesia; Aspirasi dari masyarakat dan mendukung program kerakyatan; dan Pembangunan infrastruktur yang dalam tahap penyelesaian (KDP) serta pendanaan pembangunan yang bersumber dari anggaran selain rupiah murni.

Kemudian untuk Prioritas Khusus anggaran akan diarahkan kepada percepatan pembangunan sarana dan prasarana baru untuk dukungan terhadap Asmat, dukungan terhadap Rencana Aksi Nasional Pengelolaan Terpadu Taman Nasional dan Kawasan Konservasi Perairan antara lain TNKM (Taman Nasional Kayan Mentarang), Ekstension Tol Laut (subsidi angkutan barang perintis) serta Revitalisasi Angkutan Perkotaan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Dapat Pagu Indikatif...
Dapat Pagu Indikatif Rp41,3 Triliun, Ini Program Prioritas Kemenhub di 2021
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
UMI Terima Bantuan Mobil...
UMI Terima Bantuan Mobil Operasional dari Kementerian Perhubungan
Berita Terkini
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
7 menit yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
27 menit yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
41 menit yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
53 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
56 menit yang lalu
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
1 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved