Rupiah Berakhir Masih Tak Berdaya, Penguatan Euro Tak Terbendung

Kamis, 07 Juni 2018 - 16:09 WIB
Rupiah Berakhir Masih...
Rupiah Berakhir Masih Tak Berdaya, Penguatan Euro Tak Terbendung
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore, Kamis (7/6/2018) ditutup masih tak berdaya untuk terus melanjutkan tren negatif. Kejatuhan rupiah yang semakin dalam mengiringi laju penguatan euro yang belum terbendung hingga menyentuh posisi terbaiknya dalam dua pekan.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi sore perdagangan berada pada level Rp13.863/USD atau menyusut saat berhadapan dengan mata uang Negeri Paman Sam dibanding penutupan sebelumnya Rp13.852/USD. Rupiah bergerak pada level Rp13.843-Rp13.880/USD.

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah bertengger ke level Rp13.875/USD atau semakin tak berdaya dari penutupan sebelumnya Rp13.854/USD. Pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp13.860-Rp13.884/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, hari ini tertahan pada level Rp13.868/USD. Posisi ini menunjukkan rupiah semakin membaik dibandingkan posisi penutupan kemarin Rp13.875/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan penurunan di akhir sesi untuk kehilangan tipis ke level Rp13.875/USD dan menjadi sinyal negatif. Posisi tersebut tidak lebih baik dari kemarin Rp13.851/USD.

Seperti dilansir Reuters, euro rebound ke level tertinggi dua pekan seiring prediksi bahwa Bank Sentral Eropa bakal melakukan perlambatan program pembelian obligasi besar-besaran pada akhir tahun ini. Sentimen tersebut mendorong euro ke posisi tertinggi dua pekan 1,1828 terhadap USD atau meningkat setengah persen hari ini.

Sementara indeks USD tergelincir 0,4% ke posisi terlemah sejak 22 Mei untuk membuat beberapa mata uang lainnya termasuk Poundsterling dan Yen Jepang kembali pulih setelah sempat mencetak kerugian versus greenback. Beberapa mata uang negara berkembang juga naik, meskipun lira Turki TRY turun menjelang keputusan suku bunga.

Dolar mencapai level tertinggi dua minggu dari peringkat 110,27 saat melawan Yen Jepang di akhir perdagangan AS pada hari Rabu, kemarin sebelum kembali naik di perdagangan Asia. Namun mata uang Amerika Serikat (USD) itu turun 0,2% menjadi 109,98 pada awal perdagangan Eropa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved