Lima Jenis Bisnis Ini Paling Laris Saat Bulan Ramadhan

Rabu, 13 Juni 2018 - 06:13 WIB
Lima Jenis Bisnis Ini...
Lima Jenis Bisnis Ini Paling Laris Saat Bulan Ramadhan
A A A
JAKARTA - Bulan Ramadhan menjadi momentum bagi wirausaha muda dalam menjalankan bisnis. Sebab, beberapa jenis bisnis ini tidak perlu modal besar untuk memulainya. Pendiri Kripik Jamanow & Cake Masadepan Riezka Rahmatiana memberikan sedikit saran, jenis bisnis apa saya yang bisa menjadi pilihan saat Ramadhan. Pertama, bisnis katering menurutnya merupakan bisnis yang pas.

"Walaupun bisnis ini sesungguhnya dapat dijalankan tidak hanya di bulan puasa, tapi saat bulan puasa biasanya pesanan akan semakin meningkat," terangnya di Jakarta.

Ia menambahkan, biasanya Anda akan kebanjiran pesanan untuk menu buka puasa dan menu sahur. "Anda dapat mulai menawarkan bisnis catering ini ke teman-teman kantor, teman-teman satu tongkrongan, maupun teman di masjid. Biasanya paket katering dapat berupa kontrak selama sebulan maupun harian," sambungnya.

Kedua, bisnis yang menjanjikan saat Ramadhan yakni usaha makanan dan minuman. Selama bulan puasa pastinya Anda akan sering melihat penjual makanan dan minuman pembuka puasa dadakan di sepanjang jalan.

Selanjutnya menjadi reseler baju muslim online bisa menjadi pilihan. Riezka menerangkan, saat bulan puasa, tentunya bukan hanya permintaan akan makanan saja yang meningkat, namun demikian juga dengan permintaan akan busana.

Seperti diketahui momen Lebaran, kerap identik dengan budaya baju baru. Hal ini tentunya membuka peluang usaha, dan bisa dimanfaatkan dengan menjadi reseller atau dropshipper online.

"Reseller merupakan orang yang menjual kembali produk yang sudah dibeli dari supplier. Sedangkan dropshipper hanya bertindak sebagai perantara antara pembeli dengan supplier," jelasnya.

Pilihan bisnis menggiurkan sekali yakni bisnis kue kering, lantaran saat hari-hari besar seperti lebaran, permintaan akan sangat meningkat. Tugas Anda hanya tinggal menawarkannya kepada teman-teman kantor, rumah, maupun teman-teman di media sosial Anda. "Untuk menjadi seorang pembuat kue kering, modal yang dikeluarkan juga tidak perlu besar," katanya.

Kelima, menjual peralatan salat bisa dipertimbangkan. Setiap umat muslim menjalankan ibadah puasa selama 30 hari penuh, yang disempurnakan dengan ibadah Sholat. Peralatan salat seperti sarung, peci dan sajadah adalah jenis paling laris menjelang bulan ramadhan hingga Lebaran. Bisnis inipun tidak memakan biaya yang mahal.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terancam Tutup, Perusahaan...
Terancam Tutup, Perusahaan Perparkiran Butuh Sederet Relaksasi Pajak
Sosialisasikan COVID-19,...
Sosialisasikan COVID-19, Pengelola Apartemen Manfaatkan Jaringan TV Lokal
Pabrik Mulai Berproduksi,...
Pabrik Mulai Berproduksi, VW Ubah Logo seperti Game PacMan
Jukir CentrePark Kembalikan...
Jukir CentrePark Kembalikan Dompet Temuan Berisi Jutaan Rupiah ke Pemiliknya
Pura Trans dan Hino...
Pura Trans dan Hino Latih Smart Driving untuk Para Sopir
Berkat Kerja Keras Tim,...
Berkat Kerja Keras Tim, CentrePark Raih Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Berita Terkini
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
25 menit yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
43 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
55 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
1 jam yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
2 jam yang lalu
Infografis
Saat Ini, Musuh Terberat...
Saat Ini, Musuh Terberat Israel Adalah Kelompok Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved