Harga Minyak Menguat Karena Persediaan Minyak Mentah AS Menurun

Rabu, 20 Juni 2018 - 13:15 WIB
Harga Minyak Menguat...
Harga Minyak Menguat Karena Persediaan Minyak Mentah AS Menurun
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah pulih pada perdagangan di Asia, Rabu (20/6/2018), akibat penurunan persediaan minyak mentah komersial Amerika Serikat dan gangguan produksi minyak di Libya.

Laporan American Petroleum Institute (API) pada Selasa waktu AS, persediaan minyak mentah di Negeri Paman Sam turun 3 juta barel menjadi 430,6 juta barel dalam seminggu hingga 15 Juni. Sementara itu, gangguan produksi di Libya membuat pasokan minyak di sana diperkirakan menurun 400.000 barel sehingga membantu mendorong harga naik.

Mengutip dari Reuters, Rabu (20/6), harga minyak mentah Brent Internasional diperdagangkan naik 18 sen atau 0,2% menjadi USD75,26 per barel pada pukul 03:51 GMT. Dan harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) naik 20 sen alias 0,3% menjadi USD65,27 per barel.

Sementara itu, menjelang pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan non OPEC seperti Rusia, di Wina, Austria, pada 22 Juni mendatang, mereka sedang membahas masalah pasokan.

Arab Saudi yang merupakan pemimpin OPEC dan Rusia dikabarkan akan melonggarkan kebijakan pengetatan produksi, yang sebelumnya mereka lakukan pada awal 2017 demi menaikkan harga.

Namun, anggota OPEC lainnya, termasuk Iran, menentang langkah pelonggaran. Karena mereka khawatir hal ini akan membuat harga si emas hitam kembali merosot tajam.

"Arab Saudi dan Rusia terus mendorong untuk relaksasi dalam pengetatan produksi. Namun Iran menolak, dengan mengatakan tidak akan mendukung sedikit pun langkah peningkatan produksi. Ini membuat Arab Saudi dalam posisi sulit. Meski mereka secara de facto adalah ketua, tetapi diperlukan suara bulat untuk mencapai kesepakatan," tulis ANZ Bank di Singapura.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Hari Ini...
Harga Minyak Hari Ini Naik Tipis, Janji OPEC+ Jadi Katalis
Harga Minyak Menghangat,...
Harga Minyak Menghangat, Merespons Proyeksi Permintaan OPEC
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melompat ke Level Tertinggi
Usai Melonjak, Harga...
Usai Melonjak, Harga Minyak Hari Ini Ambles di Bawah USD100 per Barel
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
Sekjen Baru OPEC: Rusia...
Sekjen Baru OPEC: Rusia Pemain Besar dan Sangat Berpengaruh dalam Peta Energi Dunia
Berita Terkini
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
41 menit yang lalu
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
10 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
10 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
11 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
11 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
11 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved