Pelemahan Rupiah Terparah Sejak Oktober 2015, Langkah BI Dinanti

Jum'at, 29 Juni 2018 - 13:32 WIB
Pelemahan Rupiah Terparah...
Pelemahan Rupiah Terparah Sejak Oktober 2015, Langkah BI Dinanti
A A A
JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah menurut Pengamat dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara merupakan yang terparah sepanjang 2018. Bahkan lebih buruk sejak Oktober 2015, dimana rupiah diproyeksikan bakal terus fluktuatif sampai mencapai Rp14.800 per USD.

"Pelemahan kurs rupiah hari ini bukan hanya terparah sepanjang 2018 tapi juga terparah sejak Oktober 2015. Proyeksi sampai semester rupiah akan terus fluktuatif dengan tren melemah hingga 14.700-14.800," ujar Bhima di Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Kendati demikian, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menilai bahwa pelemahan rupiah hingga mencapai Rp14.385 per USD bukan sesuatu masalah besar. Menurut dia, depresiasi rupiah masih lebih baik dibandingkan mata uang negara lainnya.

Dia optimistis bahwa Bank Indonesia (bi) yang akan kembali menaikkan suku bunga acuan bisa mendongkrak rupiah. Sebab, beberapa kebijakan Bank Indonesia bisa menstabilkan perekonomian Indonesia

"Saya kira BI akan menaikkan suku bunga dan saya kira ini akan menguat lagi. Kemarin BI sudah kasih tahu akan lebih banyak lagi gelontorkan likuiditas di market, misal pembangunan rumah-rumah murah untuk rakyat sehingga ekonomi juga berputar," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Rupiah Bakal Menguat...
Rupiah Bakal Menguat di Juli dan Agustus 2026, Gubernur BI Yakin Stabil usai Bertemu Prabowo
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
29 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
46 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Penampakan Cumi-cumi...
Penampakan Cumi-cumi Raksasa Pertama Kalinya Sejak 100 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved