Sri Mulyani Pastikan Tak Akan Ajukan APBN Perubahan 2018

Selasa, 10 Juli 2018 - 16:04 WIB
Sri Mulyani Pastikan...
Sri Mulyani Pastikan Tak Akan Ajukan APBN Perubahan 2018
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan, bahwa pemerintah tidak akan mengajukan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2018. Alasannya realisasi kinerja APBN sampai dengan semester pertama tahun ini dinilai berjalan dengan baik.

"Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas dengan topik Realisasi dan Prognosis Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Pada kesempatan tersebut, sebagai Menteri Keuangan saya melaporkan bahwa bila dibandingkan dengan semester I 2017, maka capaian Semester I APBN tahun 2018 menunjukkan kinerja yang sangat menggembirakan," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Sambung dia menerangkan, defisit anggaran telah turun sesuai target yang ditetapkan dan membuat keseimbangan primer positif. Diterangkan realisasi defisit adalah Rp 110 triliun, lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang posisinya Rp 175 triliun "Defisit yang lebih rendah (turun 36,8%). Membaik bila dibandingkan sampai empat tahun sebelumnya yang masih negatif," jelasnya.

Lebih lanjut Ia mengungkapkan, pendapatan negara tumbuh 16,0% didukung kinerja penerimaan perpajakan sampai semester I yang berasal dari PPh non migas tumbuh 14,9% sedangkan PPh migas tumbuh 9%. Untuk bea dan cukai pun tumbuh 16,7% atau menjadi penerimaan tertinggi sejak 3 tahun terakhir.

Selain itu, PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) tetap tumbuh 47,9%, meskipun nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sementara belanja negara meningkat 5,7% dibanding tahun 2017 yang tumbuh 3,2%. Sedangkan realisasi belanja kementerian/lembaga (K/L) sudah mendekati 35% sedangkan belanja non K/L mencapai 43,9%.

Untuk transfer ke daerah realisasinya sudah 50,3% sampai semester I-2018. Untuk dana desa terjadi kenaikan, sebab realisasinya sudah 60% dari anggaran Rp 60 triliun. "Peningkatan ini dalam rangka percepatan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Capaian ini semua menandakan pengelolaan APBN oleh pemerintah tetap hati-hati, prudent, sehat dan kredibel," paparnya.

Dia menyebutkan, penerimaan negara diprediksi akan mencapai target meski dengan komposisi yang sedikit berbeda, belanja negara akan mencapai 95-96% dengan defisit juga diperkirakan akan lebih kecil.

"Pemerintah akan terus menjaga pelaksanaan APBN yang baik dan kredibel. Dengan APBN 2018 yang sehat dan lebih kuat - pemerintah dapat menjaga perekonomian menghadapi guncangan global yang sangat berat. APBN sebagai instrumen fiskal dapat digunakan untuk mendukung, memberikan insentif ekspor, menjaga dan ikut membangun industri penggantian impor," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Disentil Jokowi, Sri...
Disentil Jokowi, Sri Mulyani Bongkar Penyebab Defisit APBN Melebar Rp1.039,2 T
Sri Mulyani Bersiap...
Sri Mulyani Bersiap Defisit APBN 2020 Bisa Mencapai Rp1.028,5 Triliun
Defisit APBN Bulan April...
Defisit APBN Bulan April Capai Rp74,5 Triliun
Sri Mulyani Proyeksi...
Sri Mulyani Proyeksi Defisit APBN 2021 Capai 4,17%
Purbaya Ngajar APBN...
Purbaya Ngajar APBN ke Ribuan Siswa, Begini Isi Materinya
Menuju Indonesia Emas...
Menuju Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diminta Kawal Pengelolaan APBN dan APBD
Berita Terkini
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
29 menit yang lalu
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
55 menit yang lalu
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
1 jam yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
2 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
3 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved