Terus Berinvestasi Saat Pasar Terkoreksi

Kamis, 12 Juli 2018 - 11:17 WIB
Terus Berinvestasi Saat...
Terus Berinvestasi Saat Pasar Terkoreksi
A A A
JAKARTA - Kondisi pasar saham yang tengah volatile atau terkoreksi dapat berpeluang memberi keuntungan jangka panjang yang lebih tinggi. Investor disarankan menambah investasi pada instrumen saham dan turunannya.

Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Sriwidjaja Rauf menjelaskan, dengan adanya koreksi maka investor bisa berinvestasi di beberapa portofolio dengan harga rendah.

"Koreksi saham justru memberikan kesempatan bagi investor jangka panjang untuk membeli saham-saham atau reksa dana saham dengan valuasi yang lebih murah," ujarnya di Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Sriwidjaja menyampaikan, investor dapat memilih instrumen reksa dana saham yang portfolionya terdiri dari saham-saham blue chips atau yang berbasis saham indeks IDX30.

Menurutnya, investasi sedari dini di pasar saham maupun reksa dana penting karena mampu melawan inflasi. Jika rutin dan disiplin, bukan tidak mungkin keuntungan itu bisa menambah dana untuk berbagai keperluan masa depan.

Dia menjelaskan, jika investor memiliki tujuan investasi jangka panjang, misal di atas 10 tahun maka saat ini momen tepat untuk memanfaatkan turunnya harga saham. Namun, untuk tujuan jangka pendek hingga menengah, bisa dipilih instrumen pasar uang untuk menempatkan dana investasi.

Mengetahui jangka waktu berapa lama berinvestasi ini penting karena bisa menghindarkan dari kegagalan. Sebab karakteristik setiap jenis reksa dana pun berbeda-beda.

"Setiap investasi selalu ada risiko. Semakin tinggi investasi, semakin tinggi pula risikonya," pungkas Sriwidjaja.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penguatan 240 Saham...
Penguatan 240 Saham Bawa IHSG Terbang ke Level 6.137
221 Saham Perkasa, IHSG...
221 Saham Perkasa, IHSG Terdongkrak Naik ke Level 6.119
IHSG Diprediksi Rebound,...
IHSG Diprediksi Rebound, Cermati Saham-saham Ini
Bergeming di Zona Merah,...
Bergeming di Zona Merah, IHSG Ditutup Turun Nyaris 1% ke Level 6.017
Menghijau Lagi, IHSG...
Menghijau Lagi, IHSG Dibuka Naik 11 Poin ke Level 6.108
Anteng di Zona Hijau,...
Anteng di Zona Hijau, IHSG Dibuka Naik 33 Poin ke Level 6.153
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved