Harga Minyak Menguat Imbas Aksi Mogok di Norwegia dan Irak

Sabtu, 14 Juli 2018 - 12:11 WIB
Harga Minyak Menguat...
Harga Minyak Menguat Imbas Aksi Mogok di Norwegia dan Irak
A A A
LONDON - Harga minyak mentah dunia naik sekitar 1% karena aksi mogok pekerja minyak di Norwegia dan Irak, sehingga mengganggu pasokan. Melansir dari Reuters, Sabtu (14/7/2018), ratusan pekerja di rig minyak dan gas lepas pantai Norwegia melakukan mogok setelah menolak kesepakatan upah yang diusulkan.

Akibat pemogokan ini, lapangan minyak Knarr yang dimiliki Shell yang memproduksi 23.900 barel setara minyak per hari, terpaksa ditutup.

Sementara itu, di Irak, sekitar ratusan pengunjuk rasa menuntut pekerjaan dan layanan yang lebih baik kepada pemimpin Irak. Hal ini membuat pemerintah menutup akses ke pelabuhan Qasr Umm dekat kota Basra pada Jumat kemarin.

Dengan kondisi tersebut, ini menjadi penurunan produksi minyak berturut-turut selama dua minggu. Pasokan minyak juga masih diselimuti kekhawatiran soal sanksi ekspor minyak mentah Iran dan terus menurunnya pasokan dari Venezuela.

"Pasokan minyak dari Venezuela terus menurun, ditambah aksi mogok di Norwegia dan Irak mendorong sentimen bullish untuk minyak," kata analis energi senior di Interfax Energy di London, Abhisek Kumar.

"Terus menurun pasokan minyak dari Venezuela dan aksi mogok mendidih di Norwegia dan Irak mendorong sentimen bullish," kata Abhishek Kumar, analis energi senior di Interfax Energy di London.

Akibatnya harga minyak mentah patokan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) naik 68 sen atau 1% menjadi USD71,01 per barel. Sementara itu, harga minyak Brent International menguat USD1,11 atau 1,5% ke level USD75,56 per barel.

Jika pasokan minyak di Venezuela terus menurun dan kekhawatiran pasar atas sanksi Amerika Serikat terhadap Iran, beberapa kalangan menilai harga minyak mentah bisa menembus USD80 per barel. Terkait kekhawatiran ini, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Washington akan mempertimbangkan pemberian keringanan kepada beberapa pembeli minyak mentah Iran.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved