IHSG Sesi I Kehilangan 57,86 Poin Saat Rupiah Masih Terbebani

Senin, 16 Juli 2018 - 12:48 WIB
IHSG Sesi I Kehilangan...
IHSG Sesi I Kehilangan 57,86 Poin Saat Rupiah Masih Terbebani
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan siang terlihat masih sulit keluar dari zona merah, setelah melanjutkan tren negatif sejak sesi pembukaan pagi tadi. Terpuruknya mata uang rupiah mengiringi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp14.380/USD atau stagnan dari posisi penutupan sebelumnya di level yang sama. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.373-Rp14.416/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp14.387/USD atau tercatat tidak lebih baik dibandingkan akhir pekan kemarin pada posisi Rp14.378/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.387 hingga Rp14.416/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan dalam jalur pelemahan pada level Rp14.396/USD. Posisi ini memburuk dari posisi sebelumnya di level Rp14.358/USD.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan terus merosot menjadi 5,886.22 usai kehilangan 57,86 poin atau 0.97% setelah pagi tadi menguat naik 9.089 poin atau setara 0,153% menjadi 5.953. Kemarin, IHSG ditutup lebih tinggi 36,20 poin atau 0,61% menjadi 5.944,07.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan bergerak pada jalur negatif. Pelemahan cukup dalam terjadi pada sektor industri dasar yang anjlok minus 1,86% diikuti aneka industri turun 1,85%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,57 miliar dengan 3,52 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp-63,41 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp808,32 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp744,91 miliar. Tercatat 149 saham naik, 233 turun dan 108 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA), PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Astra International Tbk. (ASII), PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dolar AS Lagi Merana,...
Dolar AS Lagi Merana, Rupiah dan IHSG Kompakan Perkasa
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
Berita Terkini
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
13 menit yang lalu
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
24 menit yang lalu
Modernland Realty Catat...
Modernland Realty Catat Laba Bersih Rp241,12 Miliar di 2025
35 menit yang lalu
Lusi Tak Menyangka Dapat...
Lusi Tak Menyangka Dapat Hadiah Mobil dari Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank
47 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
58 menit yang lalu
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
1 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved