Angka Kemiskinan Turun, BPS Ingatkan PR Pemerintah Masih Banyak

Senin, 16 Juli 2018 - 17:43 WIB
Angka Kemiskinan Turun,...
Angka Kemiskinan Turun, BPS Ingatkan PR Pemerintah Masih Banyak
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menegaskan bahwa pemerintah masih memiliki banyak pekerjaan, meskipun angka kemiskinan pada bulan Maret 2018 mengalami penurunan.

Dia menyebutkan angka kemiskinan tahun ini lebih rendah sepanjang tahun. Untuk itu, Dia mengimbau agar pemerintah terus meningkatkan upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

"Iya kita lihat itu terendah. Kalau kita lihat di Maret 2018 ini. Pertama kalinya terendah. Tapi menurut saya masih ada banyak PR, biar bisa lebih turun," ujar Suhariyanto, di Jakarta, Senin (16/7/2018).

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2018 mencapai 25,95 juta orang, berkurang 633.200 orang, atau setara 9,82% secara persentase. Hal itu dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada September 2017 yang sebesar 26,58 juta orang atau 10,12%.

Kepala BPS Suhariyanto menerangkan bahwa penurunan angka kemiskinan ini terjadi di kota dan desa. Dalam hal ini penurunan angka kemiskinan di kota mencapai 7,02% dan di desa mencapai 13,20%.

Selama periode September 2017 sampai Maret 2018 jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 128.200 orang menjadi 10,14 juta orang pada Maret 2018. Begitupun di desa yang menjadi 15,81 juta orang.

BPS juga mendapati peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih bessr dibandingkan peranan komoditas bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Sumbangan makanan terhadap garis kemiskinan pada Maret 2018 tercatat sebesar 73,48%.

Jenis komoditas makanan yang berpengaruh besar terhadap kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, mie instan, dan gula pasir.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angka Kemiskinan dan...
Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Natuna Naik, Ini Penyebabnya
BPS: Angka Kemiskinan...
BPS: Angka Kemiskinan Sulsel Turun pada September 2021
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Ini Lho Penyebab Makin...
Ini Lho Penyebab Makin Banyak Orang Fakir di Indonesia
25,22 Juta Orang Indonesia...
25,22 Juta Orang Indonesia Masih Miskin per Maret 2024, Tersebar di 20 Provinsi
Angka Kemiskinan di...
Angka Kemiskinan di Kabupaten Sinjai Turun
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
56 menit yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
1 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
3 jam yang lalu
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved