KAI Daop 4 Inspeksi Kondisi Jalur Rel Cepu-Brumbung

Rabu, 25 Juli 2018 - 13:57 WIB
KAI Daop 4 Inspeksi...
KAI Daop 4 Inspeksi Kondisi Jalur Rel Cepu-Brumbung
A A A
SEMARANG - PT KAI Daop 4 Semarang melakukan kegiatan inspeksi kondisi prasarana maupun sarana jalur kereta api di wilayah Stasiun Cepu hingga Stasiun Brumbung. Pemantauan kondisi lintas jalur KA ini dilakukan dengan menggunakan kendaraan "Dresin" (kendaraan khusus inspeksi jalur rel).

Di lintas jalur rel sepanjang 125,263 km yang terbentang dari Stasiun Cepu - Stasiun Brumbung tersebut, terdapat 16 stasiun yang termasuk dalam wilayah kerja PT KAI Daop 4 Semarang. Dimana, secara total terdapat 44 stasiun yang masuk dalam wilayah kerja PT KAI Daop 4 Semarang.

Adapun yang menjadi objek pemeriksan di antaranya kebersihan fasilitas layanan penumpang di stasiun, kondisi jalur rel serta jembatan, kondisi dipo lok dan kehandalan sistem persinyalan. Faktor keselamatan, ketepatan waktu, peningkatan pelayanan dan peningkatan jumlah penumpang merupakan program kerja yang menjadi fokus KAI Daop 4 Semarang.

"Diharapkan dengan disiplin para personilnya, dan ditunjang oleh kehandalan dari sistem keamanan baik di jalur rel hingga sistem persinyalan, keselamatan perjalanan kereta api yang melintas di wilayah ini, bisa terjamin keselamatan dan kelancarannya," ujar Kepala Daerah Operasi (Kadaop) 4 Semarang, Yosita disela-sela kegiatan inspeksi lintas Cepu-Brumbung.

Tercatat ada 48 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Cepu-Brumbung setiap harinya. 48 perjalanan kereta api tersebut terdiri dari 20 perjalanan KA penumpang dan 28 perjalanan KA barang. Menurutnya, dengan peningkatan pelayanan kepada para pengguna jasa kereta api yang terus membaik, diharapkan pengguna jasa layanan kereta api dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Tercatat trend peningkatan jumlah penumpang di wilayah Daop 4 Semarang bisa dilihat dari statistik jumlah penumpang pada tahun 2016 yang mencapai 5.064.000 penumpang. Lalu di tahun 2017 yang lalu, jumlahnya meningkat 15 % menjadi 5.808.033 penumpang. Dan di tahun 2018 ini, ditargetkan jumlah penumpangnya bisa mencapai 6.031.457 penumpang

"Kita berharap agar transportasi perkeretaapian khususnya di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang dapat menjadi tulang punggung transportasi bagi masyarakat Jawa Tengah bagian Pantura ini. Dimana banyak kelebihan dari transportasi kereta api dibandingkan dengan transportasi darat lainnnya, diantaranya bebas macet, lebih cepat dan lebih nyaman," imbuh Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Bersiap Aktivitas Normal,...
Bersiap Aktivitas Normal, PT KAI Siapkan Protokol Khusus
KAI Kembali Batalkan...
KAI Kembali Batalkan Seluruh Perjalanan Kereta Api hingga 30 Juni
PT KAI Terapkan Protokol...
PT KAI Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat
Selamat Tinggal Kursi...
Selamat Tinggal Kursi Tegak, Kereta Ekonomi Generasi Baru Meluncur 26 September 2023
Miliki 831 Unit Kereta...
Miliki 831 Unit Kereta Ekonomi, KAI Berniat Lakukan Peremajaan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved