BI: Inflasi dan Rupiah Berpotensi Tertekan Akibat Risiko Global

Rabu, 25 Juli 2018 - 21:01 WIB
BI: Inflasi dan Rupiah...
BI: Inflasi dan Rupiah Berpotensi Tertekan Akibat Risiko Global
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengaku terus mengamati tekanan global dewasa ini dan risiko ke depan yang berpotensi berdampak pada tekanan inflasi melalui kurs rupiah.

Perry menjelaskan, karena itu perbaikan neraca transaksi berjalan melalui peningkatan ekspor manufaktur dan pariwisata juga perlu menjadi perhatian bersama.

"Ini agar momentum pertumbuhan ekonomi domestik dapat tetap terjaga dan semakin inklusif serta berkualitas," ujarnya di Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Sementara, Perry menyampaikan, inflasi sampai dengan Juni 2018 masih dalam kisaran sasaran didukung oleh inflasi daerah yang terkendali.

"Kami berterima kasih atas kerja sama pemerintah dan pemerintah daerah selama ini dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) maupun Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang telah melakukan langkah-langkah konkret menjaga kestabilan harga di daerah," katanya.

Capaian yang positif tersebut, kata Perry, tentu tidak membuat melonggarkan kewaspadaan. Ke depan, sasaran inflasi pada 2019, 2020 dan 2021 masing-masing sebesar 3,5%, 3% dan 3% cukup menantang.

"Melalui forum ini, kami harapkan bapak, ibu yang hadir dapat saling bertukar pendapat, dan membahas lebih dalam terkait permasalahan-permasalahan di daerah, khususnya dalam upaya menjaga pengendalian harga pangan yang pada akhirnya juga akan mendorong perekonomian daerah tumbuh lebih baik ke depannya," pungkasnya di depan para gubernur se-Indonesia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
ANGIN SEGAR! BI Prediksi...
ANGIN SEGAR! BI Prediksi Nilai Rupiah Akan Kembali Menguat Pada Juli 2026
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved