Rupiah Ditutup Stabil di Zona Hijau Saat Pounds Jatuh

Kamis, 26 Juli 2018 - 17:21 WIB
Rupiah Ditutup Stabil...
Rupiah Ditutup Stabil di Zona Hijau Saat Pounds Jatuh
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan, Kamis (26/7/2018) ditutup stabil di zona hijau untuk melanjutkan sinyal perbaikan sejak kemarin. Membaiknya mata uang Garuda mengiringi kejatuhan poundsterling di tengah potensi kenaikan suku bunga acuan.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi perdagangan sore tertahan di level Rp14.455/USD atau tidak berubah dari sebelumnya. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp14.408 hingga Rp14.470/USD

Menurut data Bloomberg di akhir perdagangan, rupiah berbalik menguat menjadi Rp14.463/USD dari penutupan kemarin Rp14.475/USD. Posisi tersebut lebih baik dari dengan pergerakan harian rupiah berada di kisaran Rp14.431-Rp14.471/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah sore ini juga stagnan pada posisi Rp14.455/USD yang tidak beranjak dari kemarin. Meski begitu posisi ini menunjukkan perbaikan rupiah tetap berjalan setelah sempat terpuruk sangat dalam.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada jalur perbaikan di level Rp14.443/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah mulai mencoba pulih dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.515/USD.

Di sisi lain, Poundsterling masih berjuang untuk mencoba stabil baik terhadap dolar maupun euro pada perdagangan hari ini seiring meningkatnya ketidakpastian atas negosiasi Brexit. Perkiraan Bank of England bakal menaikkan suku bunga pada pekan depan yang mencuat, belum mampu mendongkrak pounds.

Pada pergerakannya pounds sempat menanjak naik ke level 1,3213 versus USD terhadap dolar yang lebih lemah dan menjadi level terkuatnya sejak 17 Juli. Akan tetapi pounds menyerah untuk kemudian selanjutnya berbalik ke zona merah. Pounds diperdagangkan turun 0,1% pada posisi 1,3180 terhadap USD

Poundsterling yang jauh lebih tidak stabil terhadap euro, hampir tidak berubah di level 88,91. Sedangkan Euro naik 0,1% menjadi 1,1738 versus USD hingga memperpanjang kenaikan setelah mendapatkan tambahan 0,4% pada hari sebelumnya. Di tempat lain, indeks dolar bertahan di posisi terendah dua pekan terhadap enam mata uang utama atau turun 0,25% menjadi 94.131.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
4 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
4 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
4 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
4 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
4 jam yang lalu
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
4 jam yang lalu
Infografis
Turki Bantu Ekspor 15.000...
Turki Bantu Ekspor 15.000 Ton Telur saat Flu Burung Merebak di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved