Besok AS Jatuhkan Sanksi ke Iran, Harga Minyak Diperkirakan Tembus USD90/Barel

Senin, 06 Agustus 2018 - 20:28 WIB
Besok AS Jatuhkan Sanksi...
Besok AS Jatuhkan Sanksi ke Iran, Harga Minyak Diperkirakan Tembus USD90/Barel
A A A
NEW YORK - Sanksi pertama Amerika Serikat terhadap Iran akan diumumkan pada Senin hari ini waktu AS atau Selasa waktu Indonesia. Para pengamat mengatakan sanksi ini jelas untuk memukul ekonomi Iran. Sanksi ini diberikan setelah Presiden AS Donald Trump menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran pada bulan Mei lalu.

Sejak Amerika menyatakan bakal memberi sanksi kepada Iran, mata uang rial telah jatuh dan ekonomi goyah sehingga memicu protes di seluruh negeri.

Sanksi pertama ini bertujuan memblokir pemerintah Iran dari akses ekonomi. Kemudian pada 4 November mendatang diperlakukan sanksi ekspor minyak, dimana Negeri Mullah dilarang untuk menjual minyaknya. Iran sendiri merupakan negara produsen minyak nomor lima di dunia.

Melansir dari CNBC, Senin (6/8/2018), Kepala Analis Minyak di Energy Aspect, Amrita Sen mengatakan sanksi AS terhadap Iran dapat segera mendorong harga minyak di atas USD90 per barel.

"Pada kuartal keempat, harga minyak akan berisiko seperti tahun 1980-an, bahkan berpotensi seperti tahun 1990-an. Hilangnya produksi minyak Iran bisa membuat pasokan berkurang. Itu jelas berarti harga yang lebih tinggi," ujarnya.

Meski sebagian besar investor memperkirakan harga minyak bakal bullish (naik) akibat gangguan pasokan dari ekspor minyak Iran, tetapi ada juga yang mengatakan harga minyak akan bearish (turun). Indikatornya adalah meningkatnya produksi minyak oleh OPEC dan Rusia.

Raja OPEC, Arab Saudi dan anggota lainnya dari Timur Tengah setuju untuk meningkatkan produksi minyak hingga 1 juta barel per hari mulai bulan Agustus. Hal ini demi mengimbangi kekurangan pasokan akibat sanksi terhadap Iran.

Keputusan Saudi ini telah membantu untuk meredam reli harga lebih tinggi. Harga minyak mentah berjangka telah jatuh lebih dari 7% sejak naik di atas USD80 per barel pada bulan Mei lewat.

Hari ini, jelang pengumuman sanksi Iran, harga minyak mentah Brent International diperdagangkan lebih tinggi 0,33% menjadi USD73,47 per barel. Sementara, harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate diperdagangkan naik 0,4% menjadi USD68,77 per barel.

Dan saat Iran dijatuhi sanksi, sekitar setengah alias 2,4 juta barel ekspor minyaknya dihapus dari pasar. Dan untuk sanksi mendatang, Morgan Stanley memperkirakan produksi minyak Iran bakal turun menjadi 2,7 juta barel per hari pada kuartal IV 2018, alias kehilangan 1 juta barel per hari. Sedangkan, Energy Aspects memprediksi produksi minyak mentah Iran turun sebanyak 1,5 juta barel per hari akibat ketegangan antara Washington dan Teheran.

Sementara itu, catatan penelitian Bank of American Merrill Lynch yang diterbitkan pada Juli kemarin, mengatakan untuk setiap kehilangan 1 juta barel per hari akan berdampak pada harga Brent International sekitar USD17.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Imbas Meletus Perang...
Imbas Meletus Perang Iran-Israel, Pemerintah Diminta Waspadai Kenaikan Harga Minyak
Harga Patokan Minyak...
Harga Patokan Minyak Mentah RI Terdampak Perang Iran, ICP Maret 2026 Tembus USD102/Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Naik Seiring Kebuntuan Negosiasi Nuklir Iran
Diskon Harga Minyak...
Diskon Harga Minyak Rusia Sulit Ditolak China, Pasokan Iran Mulai Dilupakan
Minyak Diskon Rusia...
Minyak Diskon Rusia Sulit Ditandingi, Iran Ikutan Pangkas Harga Demi China
Sentimen Iran Bikin...
Sentimen Iran Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Turun
Berita Terkini
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
8 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
19 menit yang lalu
Brand Footprint 2026,...
Brand Footprint 2026, Lemonilo Raih Fastest Growing On the Go Snack
33 menit yang lalu
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
1 jam yang lalu
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
2 jam yang lalu
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved