Sri Mulyani Soroti Penurunan Kinerja Industri Kimia

Selasa, 07 Agustus 2018 - 23:33 WIB
Sri Mulyani Soroti Penurunan...
Sri Mulyani Soroti Penurunan Kinerja Industri Kimia
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan beberapa sektor yang mengalami penurunan investasi. Mantan direktur pelaksana bank dunia ini menyoroti turunnya kinerja industri kimia dan farmasi. Di kuartal II 2018, industri kimia, farmasi, dan obat tradisional turun atau negatif 2,12 %( yoy).

Menurut Sri Mulyani, penurunan industri kimia disebabkan oleh depresiasi rupiah terhadap dolar AS. Sebab bahan baku industri kimia dan farmasi tersebut banyak berasal dari impor.

"Kimia tertekan pengaruh impor karena konten impornya tinggi," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (7/8/2018).

Namun hal itu tidak akan membuat investasi menurun. Sebab, beberapa sektor seperti pertanian dan jasa transportasi meningkat untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi ke depannya.

"Pertanian yang kemudian di atas 4% mendekati 5% sangat sehat. Konstruksi meningkat bagus, perdagangan stabil. Jasa transportasi meningkat. Jika manufaktur bisa tumbuh lebih tinggi, itu akan menjadi penyumpang produksi," jelasnya.

Tidak hanya itu, untuk menjaga konsumsi tetap tinggi hingga akhir tahun, Sri Mulyani mengandalkan beberapa perhelatan akbar yang diselenggarakan pemerintah.

"Kan ada Asian Games, Annual Meeting IMF-World Bank, dan kalau kalian selalu gembira pasti akan bagus," jelasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Basa Terkuat di Dunia,...
5 Basa Terkuat di Dunia, Nomor 3 Penting dalam Bidang Farmasi
Mendorong Transformasi...
Mendorong Transformasi Industri Kimia dan Farmasi di Asia Tenggara
Transformasi Layanan...
Transformasi Layanan Farmasi Jadi Fokus PIT dan Mukernas HISFARSI 2026 di Pekanbaru
Tumbuh Positif, Kontribusi...
Tumbuh Positif, Kontribusi Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Dipacu
Rancang Strategi Transformasi...
Rancang Strategi Transformasi Usaha Farmasi, GPFI Gelar Rakernas di Solo
Indeks Manufaktur Meningkat,...
Indeks Manufaktur Meningkat, Sri Mulyani Sebut Lebih Baik dari Thailand dan Malaysia
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
45 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
2 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
2 jam yang lalu
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved