Kemendes PDTT Apresiasi Program Bekerja Gagasan Amran

Rabu, 08 Agustus 2018 - 00:02 WIB
Kemendes PDTT Apresiasi...
Kemendes PDTT Apresiasi Program Bekerja Gagasan Amran
A A A
SURABAYA - Kementerian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melontarkan pujian terhadap program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digagas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Program Bekerja dinilai memiliki korelasi yang sangat signifikan dengan prioritas pembangunan desa, yaitu menjadikan desa mandiri.

"Saat ini, 82,7% desa-desa di Indonesia adalah petani. Dalam artian, kalau kita bisa tingkatkan sektor pertanian di Indonesia maka kesejahteraan desa akan meningkat," kata Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT, Anwar Sanusi dalam Rapat Koordinasi Program #Bekerja Kementan Tahun 2018 yang digelar Kementerian Pertanian (Kementan) di Surabaya, Selasa (7/8/2018).

Pada Rakor ini dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kementan, Kementerian Sosial dengan Kemendes PDTT tentang sinergi kegiatan Bekerja. Hadir Mentan Amran, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan perwakilan Kemensos.

Anwar membeberkan ada tiga program Kemendes yang disebut sangat signifikan dengan program Bekerja. Pertama, Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades). Lebih lanjut Anwar jelaskan, dengan mengenal produk andalan masing-masing kawasan pedesaan, Kementan melalui Program Bekerja dapat dengan mudah mengucurkan bantuan, misalnya ayam, kambing dan tanaman hortikultura.

"Dengan demikian desa diharapkan mampu mempercepat pemeratan pembagunan di desa, menguatkan pembangunam daerah dan yang terpenting menurunkan angka kemiskinan," terang Sanusi.

Kedua, sebut Anwar, program Badan Usaha Milik Desa (BUMdes). Badan ini berperan mengeloloh keunggulan masing-masing desa. Dari menyediakan benih, pupuk hingga menjadi wadah untuk membeli hasil petani. "Ketiga adalah embung. Jika embung berhasil maka sektor pertanian sukses," tuturnya.

Menteri Amran menjelaskan Program Bekerja hadir untuk meningkatkan aset produktif, sehingga meningkatkan pendapatan keluarganya. Dengan pendapatan yang cukup maka mereka mampu berada di atas garis kemiskinan.

"Kemiskinan tidak bisa diselesaikan oleh satu Kementerian atau Lembaga saja tapi perlu dukungan yang lain," ungkapnya.

Kemensos lebih pada bantuan sosial, Kemendes pada aspek pengembangan produk dan pemasaran dan infrastruktur, sedangkan Kementan menekankan pada peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat miskin di pedesaan.

"Program Bekerja merupakan salah satu solusi permanen dalam pengentasan kemiskinan di pedesaan," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPD IMM Jakarta Siap...
DPD IMM Jakarta Siap Berkolaborasi Bangun Desa dan Daerah Tertinggal
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa...
TMMD 114 Kodim 0510/Tigaraksa Bakti untuk Negeri
Beri Dampak Signifikan,...
Beri Dampak Signifikan, Program Tekad Siap Lanjutkan Kontribusi untuk Desa
Pembangunan Desa Dipercepat...
Pembangunan Desa Dipercepat Melalui Bantuan Pengembangan Objek Wisata di 84 Desa Wisata
Kolaborasi Astra-Kemendes...
Kolaborasi Astra-Kemendes PDT Perkuat Peran Desa sebagai Fondasi Pembangunan Nasional
Kementerian Sosial Tutupi...
Kementerian Sosial Tutupi Kekurangan Anggaran BLT Dana Desa
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
24 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved