Rupiah Ditutup Mulai Pulih Saat Yen Lanjutkan Tren Penguatan

Kamis, 09 Agustus 2018 - 16:49 WIB
Rupiah Ditutup Mulai...
Rupiah Ditutup Mulai Pulih Saat Yen Lanjutkan Tren Penguatan
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore, Kamis (9/8/2018) mulai pulih ketika stabil dalam jalur perbaikan sejak kemarin. Sinyal positif mata uang Garuda menjelang akhir pekan mengiringi lonjakan Yen Jepang sering meningkatnya tensi perdagangan global.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi perdagangan sore kokoh di zona hijau pada level Rp14.405/USD dibanding penutupan sebelumnya Rp14.430/USD. Tercatat rupiah membaik sepanjang hari ini dengan bergerak pada level Rp14.388 hingga Rp14.435/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah akhir sesi sedikit terkoreksi masih berada dalam tren penguatan mencapai Rp14.420/USD. Angka ini masih lebih baik dari sesi penutupan kemarin Rp14.430/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada jalur perbaikan dengan berada pada level Rp14.422/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah merangkak naik dari posisi perdagangan sebelumnya yang berada pada level Rp14.439/USD.

Posisi rupiah juga tak jauh berbeda menurut data Bloomberg, yang siang ini melaju ke level Rp14.416/USD atau tercatat semakin perkasa dari sebelumnya pada posisi Rp14.439/USD. Tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.395-Rp14.438/USD.

Di sisi lain, Yen Jepang secara luas mengalami kenaikan pada perdagangan Kamis, seiring kekhawatiran di kalangan investor tentang ketegangan geopolitik dari perang perdagangan AS-China serta ditambah negosiasi Brexit. Pasar valuta asing global musim panas ini telah didominasi oleh kecemasan politik dari sanksi AS terhadap Rusia dan Turki untuk meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan di Eropa.

Yen Jepang pada perdagangan hari ini mengalami peningkatan menuju level terbaik dalam sepuluh hari terhadap USD menjadi 110,76 serta juga menguat saat melawan euro. Sedangkan indeks dolar AS versus enam mata uang utama lainnya masih memperlihatkan lonjakan, meski tidak terlalu besar mencapai 0,3% menjadi 95,336.

Hal itu membuat euro masih belum mampu menjauh dari posisi terendah tahun ini saat melawan USD di level 1,15765, masih berada dalam jalur pelemahan tahun ini yakni 1,15080. Dolar melemah setelah sempat mencapai posisi terbaiknya ketika prospek perang perdagangan besar-besaran meningkatkan permintaan untuk mata uang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
57 menit yang lalu
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
1 jam yang lalu
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
1 jam yang lalu
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
2 jam yang lalu
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
2 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved