Stabilkan Harga, Infrastruktur Mampu Dorong Perekonomian RI

Jum'at, 17 Agustus 2018 - 12:13 WIB
Stabilkan Harga, Infrastruktur...
Stabilkan Harga, Infrastruktur Mampu Dorong Perekonomian RI
A A A
JAKARTA - Pembangunan masif infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir diyakini dapat mendorong perekonomian Indonesia. Salah satunya dengan menstabilkan harga barang. Wakil Ketua Komisi VI DPR Inas N Zubir mengatakan, pembangunan infrastruktur bertujuan untuk memperlancar distribusi, sehingga harga barang tidak melompat tinggi.

"Apabila kegiatan distribusi terhenti atau terhambat, maka penyaluran barang tidak akan berjalan lancar dan harga barang-barang di daerah tujuan menjadi meningkat. Akibatnya daerah produsen akan menurun pendapatan-nya dan masyarakat ditempat tujuan akan resah karena harga akan naik," ujarnya di Jakarta, Jumat (17/8/2018).

Distribusi merupakan rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan usaha penyampaian/penyaluran barang atau jasa produsen kepada konsumen, atau dalam kata lain adalah memindahkan hasil produksi dari suatu tempat ke tempat lainnya.

Sementara, Inas menjelaskan, distribusi membutuhkan alat angkut yang mudah dan cepat agar barang produksi segera tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Karena itu dibutuhkan berbagai infrastruktur untuk menunjang alat angkut distribusi tersebut, yakni jalan, pelabahun dan bandara.

"Melalui distribusi yang yang cepat dan mudah maka ekonomi masyarakat akan tumbuh bukan saja di daerah produsen tapi juga disekitar infrastruktur yang dibangun," tutur dia.

Inas menambahkan, pembangunan infrastruktur tak hanya untuk menstabilkan harga barang, tapi juga pemerataan pemenuhan masyarakat di berbagai daerah, menjaga kelangsungan hidup perusahasaan, menjaga kesinambungan kegiatan produksi, serta mempercepat sampainya produksi ke tangan konsumen.

"Adanya tanggapan terhadap pidato Presiden di sidang paripurna MPR 16 Agustus 2018 dari salah seorang politisi yang mengatakan bahwa rakyat tidak mungkin dikasih makan beton menjadi lelucon yang tidak lucu. Menunjukan minimnya pengetahuan dan wawasan politisi tersebut, apalagi yang bersangkutan adalah anggota DPR," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembeli Mengeluh! Harga...
Pembeli Mengeluh! Harga Minyakita dan Telur Ayam di Bandung Terus Alami Kenaikan
Pantauan Harga Sembako...
Pantauan Harga Sembako Naik di Pasaran, Minyakita Dijual Rp17 Ribu
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Harga Cabai Susah Turun,...
Harga Cabai Susah Turun, Sekilo di Pasar Tembus Rp120.000
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
9 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
9 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
10 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
11 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved