Hari Ini IHSG Semakin Melaju, Pasar Asia Bergerak Maju
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:46 WIB
Hari Ini IHSG Semakin Melaju, Pasar Asia Bergerak Maju
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka rebound sebesar 49,74 poin atau 0,86% menjadi 5.833,54 pada perdagangan Senin (20/8/2018). Laju IHSG semakin kuat dengan berlari 66,90 poin atau 1,16% ke posisi 5.850,70 pada pukul 09.11 WIB.
Menguatnya IHSG dipimpin oleh sektor industri dasar dengan bertambah 1,49%, disusul aneka industri naik 1,44% dan koreksi terjadi pada sektor pertanian dengan melemah 0,32%. Dari 599 saham, sebanyak 200 saham bergerak menguat, 65 saham bergerak melemah dan 334 saham stagnan.
Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, kenaikan IHSG karena rilis data perekonomian BI rate dengan perubahan menunjukkan langkah sigap pemerintah dalam menentukan kebijakan ditengah kondisi pergolakan nilai tukar.
"Rilis data pertumbuhan kredit juga akan dapat memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG hari ini, hari ini IHSG berpotensi menguat walaupun pekan ini juga merupakan pekan yang pendek," ujarnya.
Seiring dengan menguatnya bursa dalam negeri, pasar Asia dibuka maju pada Senin ini, setelah sebuah laporan mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin China Xi Jinping, dikabarkan akan membahas perdagangan AS-Cina pada November mendatang.
Melansir dari CNBC, Senin (20/8), indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,96% di awal perdagangan, Shanghai naik 0,66% dan Shenzhen bertambah 0,36%. Begitu pula dengan Kospo Korea Selatan yang diperdagangkan naik 0,19%.
ASX 200 Australia mencatat kenaikan sebesar 0,3% karena saham material naik 0,87% menutupi sektor keuangan yang turun 0,56%. Sementara, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,22% dan Topix berkurang 0,3%.
Menguatnya IHSG dipimpin oleh sektor industri dasar dengan bertambah 1,49%, disusul aneka industri naik 1,44% dan koreksi terjadi pada sektor pertanian dengan melemah 0,32%. Dari 599 saham, sebanyak 200 saham bergerak menguat, 65 saham bergerak melemah dan 334 saham stagnan.
Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, kenaikan IHSG karena rilis data perekonomian BI rate dengan perubahan menunjukkan langkah sigap pemerintah dalam menentukan kebijakan ditengah kondisi pergolakan nilai tukar.
"Rilis data pertumbuhan kredit juga akan dapat memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG hari ini, hari ini IHSG berpotensi menguat walaupun pekan ini juga merupakan pekan yang pendek," ujarnya.
Seiring dengan menguatnya bursa dalam negeri, pasar Asia dibuka maju pada Senin ini, setelah sebuah laporan mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin China Xi Jinping, dikabarkan akan membahas perdagangan AS-Cina pada November mendatang.
Melansir dari CNBC, Senin (20/8), indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,96% di awal perdagangan, Shanghai naik 0,66% dan Shenzhen bertambah 0,36%. Begitu pula dengan Kospo Korea Selatan yang diperdagangkan naik 0,19%.
ASX 200 Australia mencatat kenaikan sebesar 0,3% karena saham material naik 0,87% menutupi sektor keuangan yang turun 0,56%. Sementara, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,22% dan Topix berkurang 0,3%.
(ven)
Lihat Juga :