LPG di Blitar dan Tulungagung Langka, Pertamina Sebut Ada yang Bermain

Kamis, 23 Agustus 2018 - 21:09 WIB
LPG di Blitar dan Tulungagung...
LPG di Blitar dan Tulungagung Langka, Pertamina Sebut Ada yang Bermain
A A A
BLITAR - Sudah sepekan ini, tabung gas LPG 3 kg kembali langka di pasaran di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Kalau pun ditemui, hanya sedikit dan harganya juga sudah melambung, dari banderol Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah Rp16.000 menjadi Rp21.000. Masyarakat pun resah dan kelabakan.

Kondisi serupa terjadi di wilayah Kabupaten Tulungagung serta Kediri. Menyikapi fenomena itu, Officer Communication dan CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Eddie Mangun justru menyatakan heran.

Menurut Eddie, Pertamina tidak pernah melakukan pengurangan kuota. Melalui pesan Whatsapp (WA). Eddie mempertanyakan isu kelangkaan selalu muncul setiap menjelang hari besar nasional, termasuk Idul Adha tahun ini.

"Kok menjelang hari besar selalu langka dan isunya sama bahwa pertamina mengurangi pasokan?," tulis Eddie Mangun dalam pesan WAnya, Kamis (23/8/2018). Terhitung 10 Mei 2018 lalu, Pertamina meningkatkan jumlah pasokan LPG subsidi ke wilayah Blitar dan Tulungagung. Di Blitar, dari sebelumnya 34.000 tabung LPG per hari menjadi 54.700 tabung LPG per hari.

Di Tulungagung, jumlah pasokan LPG subsidi sebanyak 44.240 tabung per hari. Di Tulungagung terdapat 14 agen dan 234 pangkalan. Menurut Eddie, Pertamina tidak pernah melakukan pengurangan kuota. Sebab kata dia, tidak ada dasar dan alasan untuk melakukan itu.

Dari pola dan konten isu yang sama, yakni LPG langka dan ada pengurangan dari Pertamina, Eddie mencurigai ada pihak yang sengaja bermain. Isu kelangkaan LPG selalu muncul di setiap momentum perayaan hari besar. Sebelumnya, kelangkaan juga terjadi menjelang hari raya Idul Fitri.

Saat itu di lapangan, ditemukan pembelian tabung elpiji dalam jumlah tidak lazim. Ada juga warga yang sebelumnya membeli 1-2 tabung bertambah menjadi 3-4 tabung sekali belanja.

Eddie berharap pihak terkait bisa segera mengungkapnya. Sebab kewenangan Pertamina hanya mengawasi agen dan pangkalan. Yang bisa dilakukan Pertamina, kata dia hanya melapor ke tim terpadu yang di dalamnya terdapat unsur kepolisian. "Ini pola yang sama. Dan kami berharap bisa segera diungkap, "tegasnya.

Susi, seorang ibu rumah tangga warga Wonodadi Kabupaten Blitar mengaku sudah sepekan tidak menggunakan LPG subsidi pemerintah. Untuk sementara, dia beralih menggunakan kayu bakar. Sebab di toko-toko pengecer, semuanya kosong. Kalaupun dijumpai hanya satu dua tabung, harganya menjadi Rp21.000. "Dan itupun seringkali tidak kebagian. Karena selain lebih mahal, jumlahnya juga terbatas," tuturnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT HTGJ Ogah Dituding...
PT HTGJ Ogah Dituding Distribusikan Elpiji Oplosan, Dukung Investigasi Pertamina
Ramadhan, Satgas Pertamina...
Ramadhan, Satgas Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan Elpiji Sumbar Aman
Prediksi Konsumsi Naik...
Prediksi Konsumsi Naik 5%, Pertamina Pastikan Stok LPG Aman Saat Lebaran 2020
UMKM Serap 17 Persen...
UMKM Serap 17 Persen Elpiji 3 Kilogram
Pertamina Lakukan Penambahan...
Pertamina Lakukan Penambahan Fakultatif Kebutuhan LPG 3 Kg untuk Wilayah Jabodetabek
Orang Kaya Pakai Gas...
Orang Kaya Pakai Gas Melon, Pengamat: Malu Dong!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
7 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
7 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved