Rupiah Dibuka Merosot Menjadi Rp14.655/USD, Pounds Melesat
Kamis, 30 Agustus 2018 - 10:31 WIB
Rupiah Dibuka Merosot Menjadi Rp14.655/USD, Pounds Melesat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (30/8/2018) dibuka merosot tajam dan terlihat masih sulit sulit keluar dari tekanan seiringi minimnya sentimen dari dalam negeri. Kejatuhan mata uang Indonesia mengiringi lesatan Poundsterling menuju kenaikan terbesar.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka ambruk menjadi Rp14.655/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah memburuk dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.643/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan kejatuhan terdalam di posisi Rp14.655/USD. Rupiah menunjukkan masih tak berdaya hadapi USD dari kemarin Rp14.630/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi masih tertekan pada posisi Rp14.648/USD dibandingkan sebelumnya Rp14.640/USD. Pergerakan harian rupiah ada pada level Rp14.643 hingga Rp14.655/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange anjlok ke level Rp14.657/USD dibandingkan tengah pekan kemarin Rp14.645/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.650-Rp14.658/USD.
Sementara seperti dilansir Reuters, Pounds membuat kenaikan terbesar dalam tujuh bulan pada hari sebelumnya, menyusul komentar dari kepala perundingan keluarnya Inggris dari Uni Eropa alias Brexit yang menawarkan hubungan tetap terjadi antara UE dan Inggris.
Poundsterling pada perdagangan hari ini tercatat naik ke level tertinggi empat pekan menjadi 1,3039 saat berhadapan dengan dolar. Raihan ini memperpanjang kenaikannya setelah melonjak lebih dari 1,2% dalam sesi semalam, atau menjadi kenaikan harian terbesar sejak 24 Januari.
Selanjutnya indeks dolar terhadap enam mata uang utama berjuang di dekat posisi terendah empat minggu 94.434 yang sempat tersentuh pada perdagangan, Selasa kemarin. Di sisi lain euro cenderung stabil lawan USD ke posisi 1,1706 usai merayap naik 0,1% pada hari sebelumnya. Dolar mendatar pada 111,71 lawan yen setelah naik 0,4% sebelumnya.
Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka ambruk menjadi Rp14.655/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah memburuk dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp14.643/USD.
Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan kejatuhan terdalam di posisi Rp14.655/USD. Rupiah menunjukkan masih tak berdaya hadapi USD dari kemarin Rp14.630/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi masih tertekan pada posisi Rp14.648/USD dibandingkan sebelumnya Rp14.640/USD. Pergerakan harian rupiah ada pada level Rp14.643 hingga Rp14.655/USD.
Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange anjlok ke level Rp14.657/USD dibandingkan tengah pekan kemarin Rp14.645/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.650-Rp14.658/USD.
Sementara seperti dilansir Reuters, Pounds membuat kenaikan terbesar dalam tujuh bulan pada hari sebelumnya, menyusul komentar dari kepala perundingan keluarnya Inggris dari Uni Eropa alias Brexit yang menawarkan hubungan tetap terjadi antara UE dan Inggris.
Poundsterling pada perdagangan hari ini tercatat naik ke level tertinggi empat pekan menjadi 1,3039 saat berhadapan dengan dolar. Raihan ini memperpanjang kenaikannya setelah melonjak lebih dari 1,2% dalam sesi semalam, atau menjadi kenaikan harian terbesar sejak 24 Januari.
Selanjutnya indeks dolar terhadap enam mata uang utama berjuang di dekat posisi terendah empat minggu 94.434 yang sempat tersentuh pada perdagangan, Selasa kemarin. Di sisi lain euro cenderung stabil lawan USD ke posisi 1,1706 usai merayap naik 0,1% pada hari sebelumnya. Dolar mendatar pada 111,71 lawan yen setelah naik 0,4% sebelumnya.
(akr)