Kurs Rupiah Jatuh Terkapar, Eksportir Perlu Diyakinkan

Rabu, 05 September 2018 - 15:39 WIB
Kurs Rupiah Jatuh Terkapar,...
Kurs Rupiah Jatuh Terkapar, Eksportir Perlu Diyakinkan
A A A
JAKARTA - Tekanan besar terhadap kurs rupiah saat ini dinilai sebagai bentuk kekhawatiran pasar yang berlebihan alias overreacted. Pengusaha berbasis ekspor menurut Pengamat Ekonomi Tony Prasetiantono sepertinya enggan menjual dolar Amerika Serikat (USD) yang dimilikinya.

Ditambah sentimen eksternal yang datang dari krisis Venezuela, Turki dan Argentina diyakini ditakutkan pengusaha nasional bakal menjalar ke negara berkembang lainnya seperti Indonesia. Akibatnya diterangkan eksportir lebih memilih menyimpan valas yang dimiliki untuk berjaga-jaga.

“Seperti masih ada trauma krisis 1998, padahal situasinya berbeda,” ujar Tony saat dihubungi di Jakarta, Rabu (5/9/2018)

Lebih lanjut Ia menjelaskan saat ini Rupiah memang melemah, tapi dari level semula Rp13.700 (tahun 2017) lalu menjadi Rp14.800 saat ini. Kondisi ini sangat berbeda dengan tahun 1998, saat rupiah terjun dari Rp2.300 di Oktober 1997 lalu berubah menjadi Rp15.000 pada Januari 1998.

Sektor perbankan nasional disebutnya juga masih bagus saat ini. Kondisi ekuitas bank masih positif dengan kekuatan modal atau CAR di level 22%. Bank juga mencatat kinerja laba yang meningkat.

Kondisi ini sangat beda dengan tahun 1998 saat ekuitasnya negatif, kemudian menyusul laba yang juga negatif. Bahkan margin bank atau NIM juga menuju level negatif. “Sehingga waktu itu butuh rekapitalisasi yang setara 50% terhadap PDB,” paparnya.

Lebih lanjut dia menyarankan langkah strategis yang dibutuhkan saat ini adalah Presiden dan Menteri Keuangan harus mengajak pengusaha bicara lagi dari hati ke hati. Mereka harus tunjukkan data terbaru ekonomi nasional supaya ada keyakinan.

Selain itu juga “Presiden harus meyakinkan pasar, bahwa pemerintah akan segera melakukan kebijakan “injak pedal rem”. Ini demi hemat devisa, kemudian menekan current account deficit menjadi di bawah 3% dari PDB,” ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Grant Thornton Indonesia...
Grant Thornton Indonesia Jabarkan Tiga Cara Mudah Bantu Pemerintah Perkuat Nilai Tukar Rupiah
Nilai Tukar Rupiah Terhadap...
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Melemah ke Level 16.284
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved