Faktor Keselamatan dan Keamanan Industri Penerbangan RI Diakui Dunia

Sabtu, 08 September 2018 - 06:14 WIB
Faktor Keselamatan dan...
Faktor Keselamatan dan Keamanan Industri Penerbangan RI Diakui Dunia
A A A
JAKARTA - Bangga, dunia penerbangan Tanah Air saat ini tidak dapat lagi dipandang sebelah mata. Hal ini dikarenakan faktor keselamatan dan keamanan dunia penerbangan Tanah Air sudah diakui di mata internasional.

Salah satu buktinya adalah Indonesia dipercaya menyelenggarakan Indonesia Fellowship Training Program 2018 melalui Program Pelatihan Internasional Bidang Penerbangan, Ramp Safety Awareness dan Foam Tender Operation and Defensive Driving yang diikuti sejumlah negara seperti Palestina, Afghanistan, Maldives, Srilanka, Bhutan, Mongolia, Seychelles, Nepal, Vietnam, Myanmar, Laos dan Indonesia.

“Beberapa waktu lalu Indonesia dipercaya memberikan pelatihan Internasional Bidang Penerbangan, Ramp Safety Awareness dan Foam Tender Operation and Defensive Driving, tentunya ini suatu kebanggaan kita berhasil memperoleh pengakuan dunia internasional terhadap sektor penerbangan tanah air bahkan memberikan pelatihan buat negara lain,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Jakarta.

Lanjut Menhub ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah Indonesia untuk memajukan dunia penerbangan secara global. Pihaknya berjanji secarta kontinyu akan terus menyelenggarakan kegiatan serupa.

“Indonesia Fellowship Training Program 2018 merupakan program tahunan sejak tahun 2012 yang bertujuan untuk meningkatkan peran aktif Negara Indonesia di kancah dunia penerbangan internasioal, terutama dalam memberikan kontribusi bidang penerbangan terhadap Kerjasama Selatan Selatan Triangular (KSST),” jelas Menhub.

Menhub menambahkan Indonesia Fellowship Training Program 2018 dilaksanakan sesuai Standard Training Package (STP) Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara yang telah mendapatkan pengakuan secara internasional melalui sertifikasi dari ICAO Train Air Plus, dimana Pusbang SDM Perhubungan Udara selaku wakil negara Indonesia terdaftar sebagai Fully Member.

Program Pelatihan Indonesia Fellowship Training Program 2018 telah dilaksanakan di Bali pada 3-7 September 2018 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Udara (PPSDMPU) dan Balai Pendidikan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug. Rencananya kegiatan ini juga akan dilaksanakan di Palembang pada 20-26 September 2018.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Tekad Pelaku Industri...
Tekad Pelaku Industri Penerbangan Non-Airline Pasca Asian Sky Forum 2024
Software Autocad Hadirkan...
Software Autocad Hadirkan Teknologi Peta 3D untuk Penerbangan
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Industri Penerbangan...
Industri Penerbangan RI Diramal Masih Sempoyongan Tahun Ini
Ini Alasan Mengapa Jendela...
Ini Alasan Mengapa Jendela Pesawat Memiliki Bentuk Oval
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
1 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
2 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
3 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
3 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
3 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved