Pelajari Teknologi Pembangkit Listrik Nuklir, PLN Kunjungi PLTN Terbesar di Rusia

Sabtu, 08 September 2018 - 09:56 WIB
Pelajari Teknologi Pembangkit...
Pelajari Teknologi Pembangkit Listrik Nuklir, PLN Kunjungi PLTN Terbesar di Rusia
A A A
JAKARTA - PLN melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) terbesar di Rusia, yaitu NPP Novovoronezh Unit 6 berkapasitas 1.200 megawatt (MW) di Voronezh, Rusia pada Jumat (7/9/2018).

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusra PLN, Djoko R Abumanan mengatakan bahwa PLN ingin mempelajari secara langsung bagaimana teknologi yang diterapkan pada pembangkit listrik tenaga nuklir khususnya NPP Novovoronezh.

"Kami tertarik mengenai kemajuan riset dan teknologi yang dimiliki Rosatom khususnya di Unit 6 yang menggunakan teknologi nuklir teranyar. Kami rasa tepat jika melakukan benchmarking ke NPP Novovoronezh sebagai PLTN terbesar di Rusia," kata Djoko dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/9/2018).

Dalam rangka kunjungan kerja ke Rusia ini, PLN membawa rektor dan perwakilan dari 7 Perguruan Tinggi ternama Indonesia. Hal ini agar bisa terciptanya sinergi pemahaman bersama mengenai pemanfaatan energi nuklir.

"Kami bersama dengan para akademisi, mengunjungi PLTN Novovoronezh ini agar memiliki pemahaman lebih mendalam tentang pemanfaatan teknologi nuklir serta plus minusnya penerapan PLTN. Selain itu, kita juga benchmarking terhadap sistem pelatihan SDM mereka," kata Djoko.

Rombongan PLN dan delegasi diterima oleh Deputy Chief Engineer Rosatom Sergei Vitkovskiy bersama dengan koleganya. Kunjungan ke NPP Novovoronezh ini meliputi tinjauan ke Training Center of Unit 6 Rosatom, Machine Room, Nuclear Power Plant Control Panel/Observation Deck.

NPP Novovoronezh Unit 6 menggunakan teknologi nuklir terbaru dengan tipe reaktor VVER 1200. PLTN ini merupakan PLTN dengan teknologi generation 3+ pertama di dunia, dengan masa hidup selama 60 tahun. PLTN ini memproduksi daya listrik sebesar 1195,4 MW dan daya panas 3.200 MW yang biasanya digunakan untuk pemanas gedung-gedung dan perumahan di Rusia saat musim dingin.

Sistem keamanan dan pengamanan dari teknologi VVER 1200 terdiri dari containment internal dan external. Barrier system terdiri dari fuel pellet, fuel pin cladding, primary circuit boundary, protective containment dan biological shield. Dengan berbagai sistem protective tersebut, NPP Novovoronezh memiliki zero accident. Sementara di sistem pelatihannya, Rosatom menjadi salah satu perusahaan Best Practice to be Replicated menurut OSART Mission.

Kunjungan kerja PLN bersama para akademisi ke Rusia ini telah berlangsung selama 5 hari, selain NPP Novovoronezh, rombongan juga melakukan kunjungan ke Instansi Perguruan Tinggi seperti MPEI, Gubkin State Univ dan MEPhI. Bahkan untuk Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor berhasil teken MoU dengan RSAU-MTT melalui kunjungan ini.

Diharapkan melalui kunjungan kerja ini, PLN dapat membentuk sebuah link and match persepsi antara industri dengan akademik tentang pemanfaatan teknologi nuklir.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Kuasai Pembangkit...
Rusia Kuasai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl
Warga Desa Zorya Cemas...
Warga Desa Zorya Cemas karena Ledakan di Dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia
Wapres Setuju Pembangkit...
Wapres Setuju Pembangkit Nuklir, Bisa Dibangun di Gunung Muria
Pembangkit Listrik Tenaga...
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporozhye Terputus dari Pasokan Eksternal
Rusia Bantu Perluasan...
Rusia Bantu Perluasan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Turki
Roket Hantam Pembangkit...
Roket Hantam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Rusia-Ukraina Saling Menyalahkan
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
4 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
4 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
5 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
6 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
6 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
7 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved