Trump Minta Apple Produksi di AS Jika Tak Ingin Kena Tarif

Minggu, 09 September 2018 - 14:30 WIB
Trump Minta Apple Produksi...
Trump Minta Apple Produksi di AS Jika Tak Ingin Kena Tarif
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Apple Inc harus membuat produknya di Amerika Serikat (AS) jika ingin terhindar dari tarif yang diterapkan pada barang impor dari China.

Sebelumnya, perusahaan teknologi raksasa dunia itu mengatakan kepada pejabat perdagangan melalui surat bahwa tarif yang diusulkan pemerintah AS akan mempengaruhi harga untuk berbagai produk Apple. Seperti diketahui, Trump, yang berbicara di atas pesawat kepresidenan Air Force One mengatakan bahwa pemerintah akan menetapkan tarif tambahan untuk barang-barang impor China senilai USD267 miliar.

"Harga (produk) Apple bisa meningkat karena tarif tinggi yang akan kita kenakan atas China. Ttetapi ada solusi mudah (bagi Apple) di mana tidak akan ada pajak sama sekali, dan bahkan (memperoleh) insentif pajak. Caranya, bikin produk Anda di Amerika Serikat, bukan di China. Mulai bangun pabrik baru (di AS) sekarang," cuitnya seperti dikutip dari Reuters, Minggu (9/9/2018).

Apple menolak berkomentar atas pernyataan tersebut.

Sektor teknologi adalah salah satu yang paling merugi karena pengenaan tarif akan membuat komponen komputer yang diimpor menjadi lebih mahal. Karena itu, dalam suratnya Apple menyebutkan bahwa beban tarif yang diusulkan akan berpengaruh jauh lebih berat bagi AS daripada China.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Seperti Harley Davidson,...
Seperti Harley Davidson, India Bakal Jadi Penyelamat iPhone dari Perang Dagang
Siapa Pemenang dan Pecundang...
Siapa Pemenang dan Pecundang dalam Perang Dagang AS dengan Kanada dan Meksiko?
Perang Dagang Mereda?...
Perang Dagang Mereda? Trump Beri Angin Segar Industri Otomotif dengan Pelonggaran Tarif Impor!
Trump Bakal Berlakukan...
Trump Bakal Berlakukan Tarif 100% ke China, Ancaman Perang Dagang Kembali Menggema
Perang Dagang Memanas,...
Perang Dagang Memanas, Donald Trump Hebohkan UFC 314: Masuk Arena Diiringi Musik Rock
China Desak AS Akhiri...
China Desak AS Akhiri Perang Dagang, tapi Juga Siap Meladeni
Berita Terkini
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
55 menit yang lalu
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
1 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Turbo...
Harga BBM Pertamax Turbo Naik per 1 Juni 2026, Dexlite dan Dex Turun
1 jam yang lalu
Hasilkan Riset Berkelanjutan,...
Hasilkan Riset Berkelanjutan, Kayla Raih Pendanaan Global Youth Action Fund
11 jam yang lalu
Potensi Tambahan Penerimaan...
Potensi Tambahan Penerimaan Negara dari DSI Masih Dihitung, Purbaya: Belum Ketemu Angkanya
12 jam yang lalu
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
12 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved