Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
Minggu, 26 Juli 2026 - 10:37 WIB
loading...
Taipan perbankan dan tembakau kawakan Lucio Tan resmi mengumumkan langkah ekspansi masif dengan memesan hingga 20 unit pesawat Boeing 787-10 Dreamliner. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Maskapai penerbangan nasional Filipina, Philippine Airlines (PAL) -yang dikendalikan oleh taipan perbankan dan tembakau kawakan Lucio Tan- resmi mengumumkan langkah ekspansi masif. PAL berkomitmen memesan hingga 20 unit pesawat Boeing 787-10 Dreamliner demi memodernisasi armada dan merebut peluang lonjakan bisnis penerbangan global.
Pengumuman kesepakatan bernilai fantastis ini diteken dalam ajang bergengsi Farnborough International Airshow di Inggris. PAL berkomitmen membeli setidaknya 15 unit Dreamliner secara pasti, dengan opsi tambahan lima unit lagi.
Baca Juga: Harga Avtur Melonjak 70% Imbas Perang AS-Iran, Maskapai Teriak Minta Kenaikan Tiket Pesawat
Meskipun nilai transaksi tidak dibuka secara resmi, berdasarkan harga katalog (list price), armada baru ini diperkirakan menembus angka USD7,1 miliar (sekitar Rp126 triliun). Sesuai jadwal, jet komersial canggih tersebut akan dikirimkan secara bertahap antara tahun 2031 hingga 2034.
Pencapaian finansial ini menandai pemulihan dramatis PAL setelah sempat terperosok dan mengajukan proses kepailitan (Chapter 11 Bankruptcy) di Amerika Serikat pada Desember 2021 lalu.
Pengumuman kesepakatan bernilai fantastis ini diteken dalam ajang bergengsi Farnborough International Airshow di Inggris. PAL berkomitmen membeli setidaknya 15 unit Dreamliner secara pasti, dengan opsi tambahan lima unit lagi.
Baca Juga: Harga Avtur Melonjak 70% Imbas Perang AS-Iran, Maskapai Teriak Minta Kenaikan Tiket Pesawat
Meskipun nilai transaksi tidak dibuka secara resmi, berdasarkan harga katalog (list price), armada baru ini diperkirakan menembus angka USD7,1 miliar (sekitar Rp126 triliun). Sesuai jadwal, jet komersial canggih tersebut akan dikirimkan secara bertahap antara tahun 2031 hingga 2034.
Pembelian Pertama dari Boeing Sejak 2007: Bangkit dari Kebangkrutan
Langkah raksasa ini menjadi pesanan armada pertama Philippine Airlines ke pabrikan Boeing asal AS sejak tahun 2007. Momentum ekspansi ini tercapai setelah PAL berhasil menghimpun dana segar sebesar USD300 juta (sekitar Rp5,3 triliun) dari penerbitan obligasi perdana mereka.Pencapaian finansial ini menandai pemulihan dramatis PAL setelah sempat terperosok dan mengajukan proses kepailitan (Chapter 11 Bankruptcy) di Amerika Serikat pada Desember 2021 lalu.
Lihat Juga :