Ekonomi Inggris Tumbuh Lebih Kuat Dibantu Piala Dunia dan Cuaca

Selasa, 11 September 2018 - 05:14 WIB
Ekonomi Inggris Tumbuh...
Ekonomi Inggris Tumbuh Lebih Kuat Dibantu Piala Dunia dan Cuaca
A A A
JAKARTA - Ekonomi Inggris tumbuh lebih kuat dari yang diperkirakan pada bulan Juli, terimbas gelombang cuaca panas dan Piala Dunia yang mendorong sektor ritel. Kantor Statistik Nasional (ONS) menerangkan, ekonomi Negeri Ratu Elizabet tumbuh sebesar 0,3% pada bulan Juli serta 0,6% selama tiga bulan sepanjang periode hingga Juli.

Angka tersebut menjadi laju tercepat dalam hampir satu tahun terakhir. "Sektor jasa dan pelayanan tumbuh sangat kuat, dengan kinerja penjualan ritel sangat baik. Hal ini didorong oleh cuaca hangat dan Piala Dunia," ujar Rob Kent-Smith dari ONS.

Sektor konstruksi juga cenderung membaik, tetapi output industri mengalami kontraksi. "Sektor jasa yang dominan memimpin pertumbuhan ekonomi di bulan Juli ketika para insinyur, akuntan dan pengacara semua menikmati masa sibuk. Didukung oleh pertumbuhan dalam konstruksi, yang mencapai rekor tinggi lainnya," kata Kent-Smith.

Tingkat pertumbuhan 0,6% untuk tiga bulan hingga Juli adalah yang tercepat sejak Agustus 2017, kata ONS, dan menandai kenaikan dari level 0,4% yang terlihat dalam tiga bulan hingga Juni. Data ini diumumkan menjelang pertemuan kebijakan moneter Bank of England pada hari Kamis, saat suku bunga diperkirakan tidak akan berubah.

Suku bunga naik pada bulan Agustus, hanya untuk kedua kalinya dalam satu dekade, menjadi 0,75%. Kepala Ekonom PwC yakni John Hawksworth mengungkapkan, data terbaru membenarkan keputusan untuk menaikkan suku bulan lalu. Namun, Ia menerangkan harus tetap berhati-hati karena kemungkinan dampak Brexit.

"Melihat ke depan bakal ada musim panas yang panjang, untuk dapat memberi jalan bagi musim gugur yang berangin karena ketidakpastian terkait Brexit. Hal itu mendorong bisnis untuk menunda keputusan investasi besar dan pertumbuhan upah riil yang suram membebani belanja konsumen," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
23 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
42 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved