Rupiah Awal Pekan Ditutup Berbalik Merosot, USD Sedikit Lebih Tinggi

Senin, 24 September 2018 - 17:31 WIB
Rupiah Awal Pekan Ditutup...
Rupiah Awal Pekan Ditutup Berbalik Merosot, USD Sedikit Lebih Tinggi
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan sore, Senin (24/9/2018) berbalik merosot ke zona merah setelah akhir pekan kemarin sempat mencatatkan tren perbaikan. Pergerakan mata uang Indonesia yang kembali tertekan mengiringi dolar yang sedikit lebih tinggi untuk menghentikan pelemahan beruntun.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah di sesi perdagangan sore terbebani di level Rp14.862/USD dibanding penutupan sebelumnya Rp14.813/USD. Rupiah sepanjang hari ini bergerak pada level Rp14.816 hingga Rp14.880/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah akhir sesi memburuk hingga menyentuh posisi Rp14.866/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari penutupan akhir pekan kemarin Rp14.816/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada jalur kejatuhan dengan berada pada level Rp14.865/USD. Rupiah terlihat menyusut dari posisi perdagangan sebelumnya Rp14.824/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg terlihat kembali lesu, pada perdagangan spot exchange jatuh ke level Rp14.866/USD dibandingkan Jumat kemarin Rp14.816/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.846-Rp14.879/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Dolar menghentikan penurunan beruntun dua minggu usai berbalik sedikit lebih tinggi. Kondisi ini terjadi di tengah aksir beli investor terhadap greenback sebelum kenaikan suku bunga yang diharapkan bakal dilakukan Bank Sentral AS alias The Fed pekan ini, sementara kekhawatiran perang dagang menekan minat investor.

Greenback yang mengukur nilai tukar dolar terhadap enam mata uang utama lainnya meningkat 0,1% menjadi 94,37 saat berhadapan dengan para pesaingnya. Sedangkan Poundsterling mencetak rebound setengah persen di tengah harapan negosiasi Brexit.

Pada hari Senin, pounds memperoleh keuntungan kembali setelah mengalami kerugian, dengan kenaikan setengah persen terhadap dolar menjadi 1,3114 dan 0,3% terhadap euro menjadi 89,57. Sentimen positif datang setelah Perdana Menteri Theresa May mengatakan negosiasi Brexit dengan Uni Eropa telah mencapai jalan buntu dan berniat menyusun proposal baru.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
19 menit yang lalu
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
7 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
7 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
8 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
8 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
8 jam yang lalu
Infografis
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai...
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Rampung Paling Lama Awal 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved