Harga Minyak Mentah Dunia Sempat Tembus USD81 Per Barel

Selasa, 25 September 2018 - 15:21 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Sempat Tembus USD81 Per Barel
A A A
LONDON - Harga minyak mentah dunia sempat tembus level tertinggi lebih dari empat tahun ke posisi USD81 per barel setelah Arab Saudi dan Rusia menolak ajakan Presiden AS Donald Trump untuk meningkatkan produksi. Minyak mentah Brent mencapai level terbaiknya sejak November 2014 menjadi USD81,16 per barel atau meningkat 3% dalam sesi perdagangan, kemarin waktu setempat.

Dilansir BBC, Arab Saudi memimpin produksi di kalangan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC), sementara Rusia menjadi produsen minyak terbesar di luar kelompok tersebut. Keduanya bertemu di Aljiers pada akhir pekan untuk membahas peningkatan pasokan global dan sanksi AS terhadap Iran. Pertemuan diakhiri dengan tidak adanya kesepakatan resmi tentang peningkatan tambahan pasokan.
(Baca Juga: Harga Minyak Dunia Tergelincir Usai Trump Desak OPEC )
Menteri Energi Saudi Khalid al-Falih mengatakan, pada konferensi pers di Aljazair bahwa dia tidak akan "mempengaruhi harga". OPEC dan produsen lain telah membahas peningkatan produksi sebesar 500.000 barel per hari, berdasarkan laporan Reuters. Penjualan minyak mentah Iran telah jatuh karena pembeli tetap waspada terhadap sanksi AS yang akan berlaku mulai November.

Ketakutan itu telah mengirim harga minyak mentah lebih tinggi, dengan pedagang komoditas Trafigura dan Mercuria memprediksi harga bisa naik menjadi lebih dari USD100 per barel pada awal tahun depan. Namun Ann-Louise Hittle, Wakil Presiden Perusahaan Konsultan Energi Wood Mackenzie, mengatakan kenaikan harga hanya "sebuah reaksi berlebihan di pasar."

Dalam sebuah tweet-nya pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa OPEC "harus menurunkan harga sekarang!" dengan meningkatkan output global. "Kami melindungi negara-negara Timur Tengah. Mereka tidak akan aman untuk waktu yang lama tanpa kita, namun mereka terus mendorong harga minyak yang lebih tinggi dan lebih tinggi! Kami akan ingat," kicau Trump.

Menteri Minyak Iran Bijan Zanganeh mengatakan, pada hari Minggu bahwa tweet Trump "adalah penghinaan terbesar bagi sekutu Washington di Timur Tengah". Tahun lalu, OPEC dan negara-negara penghasil minyak lainnya termasuk Rusia mengatakan mereka akan memperpanjang kesepakatan, yang pertama kali disepakati pada tahun 2016, untuk memangkas produksi guna membantu mendukung harga minyak setelah jatuh hingga di bawah USD50 per barel.

Kesepakatan ini kembali ditegakkan pada pertemuan akhir pekan kemarin. "Kami berharap bahwa negara-negara OPEC dengan kapasitas cadangan yang tersedia, yang dipimpin oleh Arab Saudi, akan meningkatkan output tetapi tidak sepenuhnya mengimbangi penurunan barel Iran," kata Edward Bell, Analis Komoditas di Bank Emirat NBD.

"Apakah mereka melakukannya, maka pasar minyak akan menjadi lebih tidak nyaman. Serta semakin ketat daripada perkiraan kami untuk 2019 karena kapasitas cadangan terkikis," tambah Bell.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
1 jam yang lalu
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
8 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
9 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
9 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
9 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
10 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved