Dolar AS Perkasa Setelah The Fed Mengangkat Suku Bunga

Kamis, 27 September 2018 - 05:14 WIB
Dolar AS Perkasa Setelah...
Dolar AS Perkasa Setelah The Fed Mengangkat Suku Bunga
A A A
WASHINGTON - Dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap enam mata uang utama, setelah bank sentral AS Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2,25% dan juga penghapusan istilah "akomodatif".

Dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), The Fed menyatakan masih akan ada kenaikan suku bunga lagi pada Desember tahun ini. Dan pada tahun depan akan ada tiga peningkatan, kemudian satu peningkatan suku bunga di tahun 2020.

Selain itu, The Fed memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Amerika yang positif, yaitu 3,1% pada tahun 2018, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya di bulan Juni sebesar 2,8%.

Dalam keterangan persnya, Ketua The Fed Jerome Powell menjelaskan penghapusan istilah "akomodatif" sebagai tanda kebijakan moneter yang dilakukan berjalan sesuai dengan harapan. Penghapusan istilah ini memberi sinyal bagi investor bahwa suku bunga akan naik secara bertahap untuk memperkuat dolar AS lebih lanjut.

"Penghapusan istilah 'akomodatif' memberi sinyal kepada investor dan FOMC akan melakukan pembenaran kebijakan moneter yang ketat di tahun mendatang," kata Marvin Loh, ahli strategi pasar global senior di BNY Mellon.

Mengutip dari Reuters, Kamis (27/9/2018), kebijakan The Fed tersebut membuat indeks USD terhadap enam mata uang utama naik 0,2% menjadi 94,287.

Dolar yang perkasa membuat yen Jepang turun tipis menjadi 112,67 yen. Euro turun 0,2% menjadi USD1,1747. Poundsterling Inggris melemah 0,02% ke level USD1,3165.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Bakal Terdongkrak...
Rupiah Bakal Terdongkrak Guyuran Dolar dari The Fed
Dapat Angin dari Pernyataan...
Dapat Angin dari Pernyataan The Fed, Rupiah Diprediksi Menguat
Rupiah Bergerak Melemah...
Rupiah Bergerak Melemah Jelang Pertemuan The Fed
Rupiah Balik Berotot...
Rupiah Balik Berotot Merespons Keputusan The Fed
Bunga The Fed Diramal...
Bunga The Fed Diramal Turun, Rupiah Sepekan Berotot di Hadapan Dolar AS
Rupiah Terjungkal 40...
Rupiah Terjungkal 40 Poin ke Level Rp14.020 per USD
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
19 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
53 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved