KAI Targetkan Angkut 47 Juta Ton Logistik Tahun Ini
Selasa, 02 Oktober 2018 - 13:42 WIB
KAI Targetkan Angkut 47 Juta Ton Logistik Tahun Ini
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan dapat mengangkut barang dan logistik sebanyak 47 juta ton tahun ini. Realisasi angkutan barang dengan kereta api hingga Agustus 2018 sudah mencapai 29,5 juta ton.
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, barang yang diangkut mulai dari batu bara, semen, hingga kontainer. Tahun lalu, perseroan berhasil mengangkut hingga 41 juta ton barang-barang tersebut.
"Yang pasti untuk 2018 ini kita punya target volume 47,2 juta ton. Senilainya bisa bermacam-macam karena ada angkutan yang bersifat batubara, semen, kontainer dan lain-lain," katanya di sela acara Diskusi Publik bertajuk Peran Kereta Api Guna Mendukung Peraturan Pemerintah dalam Penerapan Pembatasan Muatan ANgkutan Barang di Jalan Raya di Jakarta, Selasa (2/10/2018).
Dia meyakini, target tersebut akan dapat tercapai. Apalagi, saat ini sudah ada Peraturan Pemerintah (PP) mengenai pelanggaran batas dimensi dan batas muatan (over dimension over loading/ODOL).
"Kalau kita kurang lebihnya bisa tercapai lah 47 juta ton. Utamanya sudah ada PP dengan berlakunya ODOL ini, kita harapkan market pemilik barang akan melirik KAI. Harapannya itu nanti bisa memacu angkutan barang kita," tandasnya.
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, barang yang diangkut mulai dari batu bara, semen, hingga kontainer. Tahun lalu, perseroan berhasil mengangkut hingga 41 juta ton barang-barang tersebut.
"Yang pasti untuk 2018 ini kita punya target volume 47,2 juta ton. Senilainya bisa bermacam-macam karena ada angkutan yang bersifat batubara, semen, kontainer dan lain-lain," katanya di sela acara Diskusi Publik bertajuk Peran Kereta Api Guna Mendukung Peraturan Pemerintah dalam Penerapan Pembatasan Muatan ANgkutan Barang di Jalan Raya di Jakarta, Selasa (2/10/2018).
Dia meyakini, target tersebut akan dapat tercapai. Apalagi, saat ini sudah ada Peraturan Pemerintah (PP) mengenai pelanggaran batas dimensi dan batas muatan (over dimension over loading/ODOL).
"Kalau kita kurang lebihnya bisa tercapai lah 47 juta ton. Utamanya sudah ada PP dengan berlakunya ODOL ini, kita harapkan market pemilik barang akan melirik KAI. Harapannya itu nanti bisa memacu angkutan barang kita," tandasnya.
(fjo)
Lihat Juga :