Dolar Masih Perkasa, Produsen Makanan Belum Berencana Naikkan Harga

Minggu, 14 Oktober 2018 - 03:20 WIB
Dolar Masih Perkasa,...
Dolar Masih Perkasa, Produsen Makanan Belum Berencana Naikkan Harga
A A A
BANDUNG - Meskipun nilai tukar rupiah terhadap dolar masih lemah, namun produsen makanan olahan yang berbahan baku impor belum berencana akan menaikkan harga produknya. Mereka tidak mau mengganggu stabilitas pasar dengan masih bertahan pada harga jual lama dan tetap fokus pada peningkatan kualitas termasuk diversifikasi produknya.

"Hingga kini meski dollar masih di atas Rp15.000 kami belum berpikir untuk menaikkan harga jual produk. Meski diakui bahan baku daging yang kami import sangat terdampak dengan naiknya nilai tukar dollar terhadap rupiah ini," terang Chief Operating Officer (COO) PT Madusari Nusaperdana, Monawati Sugiarto didampingi GM PT Mitra Periangan Persada (distributor wilayah Jabar), Tonidi Lindarjono usai Silaturrahmi Bersama Mitra Usaha Kimbo 2018, di Mason Pine Hotel, Padalarang, KBB.

Menurutnya, PT Madusari Nusaperdana yang bergerak di bidang manufaktur produsen daging olahan sejak berdiri tahun 1995 fokus kepada produk makanan sosis. Perusahaannya menjadi salah satu produsen daging olahan yang inovatif berupa sosis siap makan dengan brand Kimbo Reddi. Produk sosis siap makan dengan segmentasi anak-anak dan dewasa ini ada yang dijual satuannya Rp1.000 dan belum ada rencana kenaikan harga.

National Sales Promotion Manager PT Madusari Nusaperdana, Gani Wijaya menambahkan kesuksesan pendistribusian produk ini terutama di Jawa Barat tak lepas dari para peran distributornya dan mitra Kimbo. Dia juga menegaskan beberapa tahun terakhir, kehadiran Kimbo reddi sebagai pelopor "sosis panjang dan enak" semakin diterima anak-anak. Terbukti market sharenya setiap tahun tumbuh hingga 25%, dan kontribusi di Jawa Barat salah satu yang terbaik.

"Produk kami sudah ada di pasar-pasar, warung perumahan, supermarket, hingga minimarket. Jadi, sangat mudah ditemukan karena tersebar ke seluruh Jabar dengan total sebanyak 22 distributor," ucapnya.

Produk Manager Kimbo Reddi, Mohamad Ali menyebutkan varian sosis rasa ikan menjadi salah satu varian yang ditawarkan pihaknya dalam mendukung program pemerintah, agar warga masyarakat gemar mengonsumsi ikan.

Diharapkan ini bisa menjadi cara dalam bentuk dukungan ke program pemerintah untuk gemar memakan ikan, sehingga mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas. "Kami juga berusaha menyelaraskan inovasi produk kami dengan program pemerintah. Salah satunya melalui produk sosis rasa ikan bagi anak-anak," sebutnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Garudafood Terus...
Inovasi Garudafood Terus Menggaet Konsumen Masa Kini
37 Perusahaan Makanan...
37 Perusahaan Makanan dan Minuman Ikuti Bimtek Transformasi Industri 4.0 di PT LNK
Industri F&B Melaju...
Industri F&B Melaju Pesat, LNK Jawab Tantangan Lewat Fasilitas Inovatif
Kinerja Industri Minuman...
Kinerja Industri Minuman Tahun 2023 Serta Peluang dan Tantangan di Tahun 2024
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Indonesia: Melaju Pesat, Siap Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
Industri Makanan dan...
Industri Makanan dan Minuman Lakukan Inovasi Antisipasi Pandemi
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
27 menit yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
41 menit yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
1 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
1 jam yang lalu
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
1 jam yang lalu
Infografis
DPR Tegur Kepala Bapanas...
DPR Tegur Kepala Bapanas soal Harga Telur yang Masih Tinggi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved