Laporan WEF 2018, Daya Saing Indonesia Peringkat 45

Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:55 WIB
Laporan WEF 2018, Daya...
Laporan WEF 2018, Daya Saing Indonesia Peringkat 45
A A A
JAKARTA - Laporan terbaru mengenai daya saing global yang disusun World Economic Forum (WEF) menempatkan Indonesia di peringkat ke 45 dari 140 negara.Laporan itu juga menempatkan Amerika Serikat (AS) di urutan pertama dengan skor 85,6 atau paling mendekati skor teratas 100, diikuti Singapura dengan skor 83,5, lalu Jerman (82,8), Swiss (82,6) dan Jepang (82,5).
Sementara untuk negara-negara ASEAN, setelah Singapura, Malaysia berada di urutan kedua tertinggi dengan peringkat 25 dengan skor 74,5. Selanjutnya adalah Thailand di posisi 38 dengan skor 67,5, diikuti Indonesia di urutan 45 dengan skor (64,9). Di urutan selanjutnya adalah Filipina (56), Brunei Darussalam (62), Vietnam (77), Kamboja (110) dan Laos (122).

Laporan itu menyebutkan, di ASEAN hanya Malaysia dengan skor 74,4 yang paling setara dengan negara-negara maju.

Sementara, negara ASEAN dengan ekonomi terbesar seperti Indonesia, Filipina, Vietnam dan Thailand, termasuk Brunei Darussalam masih tertinggal lebih dari 40 poin dari skor teratas 100. Hal itu disebut merefleksikan kelemahan utama negara-negara tadi yang mengancam pertumbuhan berkelanjutannya.

"Ini membuat mereka rentan terhadap guncangan tiba-tiba, seperti kenaikan tingkat suku bunga di negara maju yang lebih cepat dari perkiraan, menguatnya ketegangan perdagangan , atau untuk kasus spesifik melemahnya harga kmoditas," ungkap laporan tersebut.

Untuk kelemahan negara-negara berkembang disebutkan masih sama yakni pada infrastruktur, penerapan teknologi informasi dan komunikasi, pendidikan dan keteramnilan, pengembangan sistem finansia, dan kemampuan berinovasi.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dari Ancaman Resesi...
Dari Ancaman Resesi hingga Polycrisis, WEF Ingatkan Berbagai Risiko Global di 2023
Dibayangi Resesi, WTO...
Dibayangi Resesi, WTO Ungkap Faktor Pendorong Perdagangan Global
Akhirnya RCEP Kelar,...
Akhirnya RCEP Kelar, Wamendag: Saatnya Genjot Daya Saing
Hadiri WEF Davos 2026,...
Hadiri WEF Davos 2026, Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global
Di WEF 2026, Dirut BRI...
Di WEF 2026, Dirut BRI Ungkap Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia
Hadiri High Level Forum...
Hadiri High Level Forum di Beijing, Jokowi Paparkan Empat Faktor Penting Pembangunan Konektivitas
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved