Indonesia Re Tekankan Pentingnya Kepatuhan dalam Industri Asuransi

Jum'at, 22 November 2024 - 15:25 WIB
loading...
Indonesia Re Tekankan...
Direktur Utama Indonesia Re, Benny Waworuntu. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia Re menyelenggarakan Forum Komunikasi Legal, Compliance, & Risk Management dengan tema "Upholding Legal & Compliance Excellence for Sustainable Industry" bertujuan untuk meningkatkan kualitas bisnis reasuransi dan menciptakan kompetisi yang sehat di industri. Direktur Utama Indonesia Re, Benny Waworuntu, menekankan pentingnya peran hukum dan kepatuhan dalam mengembangkan industri perasuransian yang sehat dan berdaya saing.

"Pembentukan forum ini sangat penting untuk industri reasuransi di Indonesia. Industri reasuransi sangat kompleks, dan forum ini merupakan komitmen kami dalam mendukung penerapan Good Corporate Governance (GCG) serta membangun iklim usaha yang saling percaya dan terbuka," ujar dia dalam forum tersebut, ditulis pada Jumat (22/11/2024).

Lihat Foto: Indonesia Re Gelar Inhouse Intermediate Life Coaching Clinic

Menurut dia, Indonesia Re sebagai perusahaan yang mengelola risiko, telah mendaftarkan kepatuhan persaingan usaha ke KPPU, guna menjaga persaingan yang sehat di antara pelaku usaha reasuransi. Pada ksempatan yang sama, anggota Komisioner KPPU, Mohammad Reza, menambahkan kepatuhan tidak hanya berarti mematuhi aturan, tetapi juga membangun budaya integritas dan akuntabilitas dalam industri.

Sementara, Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, SDM, dan Corporate Secretary Indonesia Re, Robbi Yanuar Walid berharap forum ini dapat menjadi wadah diskusi yang konstruktif bagi pembentukan kebijakan yang mendukung perkembangan industri perasuransian di Indonesia. "Kolaborasi ini penting untuk menciptakan standar yang lebih selaras dan komprehensif bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Robbi.

Industri perasuransian Indonesia memiliki karakteristik unik, dengan tingkat retrosesi yang masih tinggi terhadap reasuransi luar negeri. Tren pasar global, seperti hardening market, mempengaruhi industri reasuransi domestik. Hal ini mendorong terbentuknya Indonesia Professional Reinsurance (IPR) sebagai platform diskusi mengenai tantangan bisnis di dalam dan luar negeri.

"Melalui IPR, kami mengadakan diskusi terkait teknik underwriting dan pengelolaan klaim, baik di sektor life maupun non-life. Transformasi IPR menjadi badan hukum adalah bentuk komitmen kami mendukung peta jalan strategis 2023-2024," ujar Delil Khairat, Direktur Teknik Operasi Indonesia Re dan Dewan Pengurus IPR.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Siap Hadapi Tantangan...
Siap Hadapi Tantangan Global, Perusahaan Penjaminan Ini Buktikan Tata Kelola yang Sehat dan Resilien
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Dukung Asta Cita, Nasional...
Dukung Asta Cita, Nasional Re Tingkatkan Literasi Mahasiswa Soal Manajemen Risiko
Rekomendasi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved