Kurangi Penggunaan Dolar AS, Kebijakan B20 Untungkan Indonesia

Rabu, 31 Oktober 2018 - 22:10 WIB
Kurangi Penggunaan Dolar...
Kurangi Penggunaan Dolar AS, Kebijakan B20 Untungkan Indonesia
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyatakan, penerapan kebijakan B20 akan menguntungkan Indonesia karena mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, keuntungan negara bisa didapat dengan luasan wilayah yang bisa menghasilkan produksi minyak mentah sudah lama turun.

"Pemerintah tetapkan 1 September pakai B20, cocok dengan program ketahanan energi dengan berharap produksi dari dalam negeri," katanya, Rabu (31/10/2018).

Menurutnya, kebutuhan solar 31 juta kiloliter (kl) setahun dan kalau bisa dipenuhi 20% dari B20 maka Indonesia bisa menghemat impor 5,4 juta kl.

"September-Desember angkanya 2,2 juta kl yang bisa dihemat dengan mengggunakan unsur nabati (fatty acid methyl ester/FAME)," tutur Adiatma.

Adapun kebutuhan dari FAME yang 931 ribu kl, realisasinya baru 610 ribu kl per September dan diharapkan Oktober ini meningkat 86% karena produsen FAME terus meningkatkan produksi.

Adapun, dari 112 terminal bahan bakar minyak (BBM) Pertamina, sebanyak 93 sudah tersedia B20, sisanya 19 lagi tersebar di Indonesia bagian timur.

"Kecil-kecil kebanyakan di Papua, jadi pertanyaannya apa di Jakarta sudah ada B20? Sudah, dia campur didalam pipe mixing, tidak kelihatan karena tidak diaduk seperti aduk adonan," pungkas Adiatma.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Task Force Energy, Sustainability...
Task Force Energy, Sustainability & Climate B20 Terus Bergerak Merancang Kebijakan yang Konstruktif
Task Force Energy, Sustainability...
Task Force Energy, Sustainability & Climate B20 Dukung Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Jelang G20 Summit, Para...
Jelang G20 Summit, Para Rektor dan Insinyur Teknik Industri Beri Masukan kepada Satgas B20 untuk Transisi Energi Berkeadilan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
1 jam yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
3 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved