Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Uang Elektronik Naik 127%

Rabu, 07 November 2018 - 22:33 WIB
Bank Mandiri Targetkan...
Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Uang Elektronik Naik 127%
A A A
JAKARTA - PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri) menargetkan pertumbuhan bisnis uang elektronik atau e-money Bank Mandiri mencapai 127% hingga akhir tahun 2018. Target pertumbuhan akan dikejar seiring kerjasama dengan Tokopedia dalam menghadirkan fitur top up Mandiri e-money.

Vice President Bank Mandiri, Adi Musparno, mengatakan pada periode Januari-September 2018, jumlah Mandiri e-money yang telah diedarkan mencapai 16 juta kartu dengan nilai transaksi finansial atau sales value lebih dari Rp10 triliun. Adapun dari frekuensi transaksinya telah mencapai hampir 900 juta transaksi, dengan peningkatan 150% secara year on year.

"Sebanyak 95% dari total transaksi tersebut berasal dari sektor transportasi, yakni di gerbang tol, di atas Transjakarta dan pintu parkir," kata Adi di Jakarta, Rabu (7/11/2018). Kerjasama tersebut bertujuan agar masyarakat semakin dimudahkan dan nyaman dalam menggunakan uang elektronik berbasis chip tersebut.

Dia menuturkan, sinergi ini sesuai dengan kesamaan pemahaman antara Bank Mandiri dan Tokopedia, yakni masyarakat sebagai konsumen layak mendapatkan inovasi terbaik yang memudahkan. "Artinya, sinergi ini akan terus kami lakukan untuk dapat memberikan layanan inovatif lainnya," imbuh Adi.

Menurut dia, dengan semakin populernya tren berbelanja masyarakat via platform daring, keberadaan fitur top up Mandiri e-money ini akan semakin memudahkan pengguna. Pasalnya, pemegang Mandiri e-money akan memiliki alternatif mudah pengisian saldo, tanpa harus berpindah platform atau mendatangi cabang Bank Mandiri.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, saat ini Bank Mandiri telah bermitra dengan Tokopedia terkait pembayaran sejumlah kewajiban bulanan, seperti pembayaran premi BPJS Kesehatan. Untuk dapat mengakses fitur ini, masyarakat cukup membuka halaman www.tokopedia.com/top-up/emoney dan mengisi nomor kartu e-money serta nominal pengisian yang diinginkan.

Setelah pengisian, pengguna cukup melakukan update saldo mereka di ATM dan channel bank Mandiri/gerai ritel terdekat. Sedangkan bagi pengguna telepon pintar Android yang memiliki fitur Near Field Communication (NFC), update saldo dapat langsung dilakukan melalui aplikasi Tokopedia dalam fitur Cek Saldo.

VP of Engineering Tokopedia, Herman Widjaja, menambahkan fitur ini akan memberikan nilai tambah kepada masyarakat Indonesia, khususnya pengguna aktif Tokopedia yang saat ini berjumlah lebih dari 78 juta setiap bulannya. "Tokopedia selalu berkomitmen menciptakan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna," ujarnya.

Dengan adanya fitur top up e-money melalui aplikasi Tokopedia ini, sambung dia, pengguna bisa lebih menghemat waktu tanpa harus mencari ATM atau gerai fisik ketika saldo habis. Menurut dia, segala macam aktivitas menjadi lebih praktis. Ke depan, perseroan akan terus menghadirkan inovasi yang bisa semakin mempermudah masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hingga Juli, Transaksi...
Hingga Juli, Transaksi E-Money Mandiri Capai Rp7,4 Triliun
Gerakan Nasional Non...
Gerakan Nasional Non Tunai
Mandiri E-Money Kini...
Mandiri E-Money Kini Bisa Digunakan di Layanan Teman Bus
Salurkan Bansos, Bank...
Salurkan Bansos, Bank Mandiri Siapkan Alat Bayar Non Tunai
4 Cara Cek Saldo e-Money...
4 Cara Cek Saldo e-Money Mandiri, Penting Untuk Pemudik!
Bank Mandiri Gandeng...
Bank Mandiri Gandeng Alumni Universitas Islam Indonesia Kembangkan Transaksi Non-Tunai
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
1 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
1 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
1 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
2 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
2 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
2 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved