Kesepakatan Perdagangan Elektronik ASEAN Ditandatangani

Selasa, 13 November 2018 - 14:31 WIB
Kesepakatan Perdagangan...
Kesepakatan Perdagangan Elektronik ASEAN Ditandatangani
A A A
JAKARTA - Para Menteri Ekonomi ASEAN menegaskan komitmennya untuk mempromosikan dan memfasilitasi inovasi dan pergerakan perdagangan melalui elektronik atau e-commerce dengan menandatangani Perjanjian Pengembangan Niaga Elektronik (ASEAN Agreement on E-Commerce).

Penandatangan dilakukan Senin (12/11) lalu dalam rangkaian pertemuan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-33, di Singapura.

"Perjanjian ini merupakan perjanjian pertama di dunia yang ditandatangani dalam konteks regional Free Trade Agreement (FTA) yang bertujuan untuk memfasilitasi dan menciptakan lingkungan yang inovatif bagi perkembangan e-commerce," ungkap Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita dalam keterangan tertulis, SElasa (13/11/2018).

Enggar selaku Ketua AEM dan Alternate Ketua Dewan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AECC) Indonesia menjelaskan, ketentuan pada perjanjian ini mengatur mengenai perdagangan lintas batas antar-negara-negara anggota ASEAN, dan lokalisasi fasilitas komputerisasi, serta mendorong negara-negara di kawasan ASEAN untuk mewujudkan sistem pembayaran elektronik yang aman dan saling terintegrasi satu sama lain.

"ASEAN yakin bahwa implementasi Perjanjian ini perekonomian Indonesia dan negara anggota ASEAN lainnya akan tumbuh pesat," kata Mendag.

Dia menambahkan, perjanjian ini akan memberi ruang bagi seluruh anggota ASEAN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasiskan e-commerce dengan menerapkan kebijakan nasional masing-masing yang sejalan dengan perjanjian ini.

Mendag juga meyakini bahwa dampak positifnya akan signifikan bagi Indonesia, karena pada saat yang bersamaan Indonesia juga sedang mendorong tumbuhnya aktivitas bisnis termasuk skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta usaha
rintisan. Sesuai Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik 2017--2019, Indonesia menargetkan untuk menjadi perekonomian digital terbesar pada 2020.

"UMKM diharapkan dapat memanfaatkan platform e-commerce di Indonesia dan ASEAN untuk dapat menembus pasar ASEAN dan global. Untuk itu, pemerintah akan mendorong upaya peningkatan daya saing UMKM," imbuh Mendag.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sektor E-Commerce Jadi...
Sektor E-Commerce Jadi 'Primadona' Pengaduan Konsumen
Pelaku Usaha Perlu Gabung...
Pelaku Usaha Perlu Gabung E-commerce Agar Tidak Tertinggal
Kemendag Terima 3.692...
Kemendag Terima 3.692 Aduan Konsumen, 86,1% Sektor E-Commerce
Bantu UMKM, Mendag Minta...
Bantu UMKM, Mendag Minta E-Commerce Turun Gunung
Kemendag Layani 7.464...
Kemendag Layani 7.464 Pengaduan Konsumen di 2022, Terbanyak Soal E-Commerce
Tak Dimungkiri, E-commerce...
Tak Dimungkiri, E-commerce Solusi Pacu Perdagangan Kala Pandemi
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
33 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved