Kunjungi China, Bos Inalum Dapat Sinyal Positif bagi Freeport

Kamis, 22 November 2018 - 14:25 WIB
Kunjungi China, Bos...
Kunjungi China, Bos Inalum Dapat Sinyal Positif bagi Freeport
A A A
JAKARTA - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menyatakan, telah mendapatkan sinyal positif terkait izin ekspor dari lembaga antitrust atau persaingan usaha dari China bagi PT Freeport Indonesia (PTFI).

Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin yang ikut bertandang ke Negeri Tirai Bambu mengatakan, pihaknya mendorong lembaga antitrust China untuk segera mempercepat pengeluaran izin sehingga ekspor Freeport bisa berjalan lancar.

"Pagi ini saya baru dari China, bertemu lembaga antitrust China. Minta tolong supaya bisa dibantu terbitkan lebih cepat dan mereka memberikan sinyal positif," ujarnya di seminar, Legacy Talk "Memaksimalkan Potensi Sumber Daya Indonesia, serta membangun & mengembangkan Peluang Ekonomi dan Bisnis" di Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Secara keseluruhan, Budi menjelaskan, Inalum mengejar izin dari lima negara yakni Amerika Serikat (AS), Jepang, Korea Selatan (Korsel), Filipina dan China. Namun, untuk AS menurutnya bisa sesudah transaksi.

"Jadi empat yang mesti kita kejar sebelum transaksi, dua sudah keluar dari Jepang dan Korsel. Belum keluar dari Filipina dan China, yang paling lama biasanya di China," katanya.

Menurut Budi, kebutuhan China akan impor produk tembaga cukup besar. China dinilainya melihat dulu kalau ada aksi korporasi dari perusahaan yang berkaitan dengan tembaga.

"Ingin pastikan tidak terjadi kartel dengan menekan harga impor mereka. Mereka mau memastikan yang berkaitan dengan tembaga itu harus kasih persetujuan, kalau tidak maka tidak boleh dijual ke mereka," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Robot Humanoid Resmi...
Robot Humanoid Resmi Diangkat Jadi Bos di Perusahaan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved