Harga Minyak AS Jatuh Melebihi 1% Dibayangi Banjir Pasokan

Jum'at, 23 November 2018 - 10:18 WIB
Harga Minyak AS Jatuh...
Harga Minyak AS Jatuh Melebihi 1% Dibayangi Banjir Pasokan
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia jatuh cukup besar pada perdagangan, Jumat (23/11/2018) yang terbebani keprihatinan bahwa produsen minyak terus menggenjot produksi melebihi kebutuhan. Peningkatan tersebut terjadi di tengah perkiraan perlambatan ekonomi global.

Seperti dilansir Reuters, harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) berada di posisi USD53.83 per barel pada pukul 00.29 GMT, atau jatuh 80 sen yang setara dengan 1,5% dibandingkan sesi terakhir sebelumnya. Sementara perdagangan harga minyak Brent yang menjadi patokan Internasional dibuka pada level USD62,64 per barel atau naik 4 sen di atas penutupan terakhir.

Pasokan minyak mentah sendiri telah melonjak tahun ini, dengan tiga produsen top dunia Amerika, Rusia dan Arab Saudi memompa keluar lebih dari sepertiga dari konsumsi global, yang sekitar 100 juta barel per hari (bpd). "Harga minyak jatuh sebagai keprihatinan tambahan hingga kelebihan pasokan untuk menjadi sentimen yang membuat harga lebih rendah," kata Bank ANZ pada hari Jumat.

Produksi tinggi datang saat outlook permintaan melemah di belakang perlambatan ekonomi global. Sebagai akibatnya, harga minyak telah jatuh mencapai sekitar 30% sejak puncak tertinggi terakhir pada awal Oktober, lalu. Menyesuaikan dengan penurunan permintaan, eksportir besar yakni Arab Saudi mengatakan pada hari Kamis bahwa dapat mengurangi pasokan. "Kami tidak akan menjual minyak kepada pelanggan yang tidak memerlukan," kata Menteri Energi Arab Khalid al-Falih.

Arab Saudi secara de-facto sebagai pemimpin produsen dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) akan membahas seputar rencana mengurangi pasokan minyak sebanyak 1,4 juta bpd untuk mencegah banjir pasokan. Seperti diketahui OPEC sejak awal tahun berkomitmen mengurangi produksi para anggotanya dalam upaya mengangkat harga minyak.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
5 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
5 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
6 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
7 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
7 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved