Rebranding Kawasan Berikat Bikin Perizinan Lebih Cepat

Selasa, 27 November 2018 - 10:31 WIB
Rebranding Kawasan Berikat...
Rebranding Kawasan Berikat Bikin Perizinan Lebih Cepat
A A A
JAKARTA - Melalui rebranding Kawasan Berikat, Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) memberikan kepastian dan berbagai kemudahan kepada pengguna jasa. Di antaranya adalah memangkas proses perizinan menjadi lebih cepat, dari semula 15 hari kerja di Kantor Pabean dan 10 hari kerja di Kantor Pusat DJBC menjadi tiga hari kerja di Kantor Pabean dan satu jam di Kantor Wilayah.

Jumlah perizinan transaksional pun dipangkas dari 45 perizinan menjadi tiga perizinan secara elektronik. Kemudian, masa berlaku izin Kawasan Berikat berlaku secara terus-menerus sampai dengan izin Kawasan Berikat tersebut dicabut sehingga tidak perlu mengajukan perpanjangan izin.

"Waktu Presiden minta perizinan dipangkas, kami sudah berhasil memangkas dari sebelumnya 45 hari menjadi tiga hari plus satu jam. Ini sudah hampir 1/15-nya, ini sudah konkret," ujar Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Selain itu, Heru menjelaskan, diberikan kemudahan subkontrak berupa ekspor langsung dari penerima subkontrak. Kemudian, penerapan prinsip One Size Doesn't Fit All, yaitu pemberian fasilitas fiskal dan prosedural yang berbeda-beda untuk masing-masing jenis industri sehingga dalam izin Kawasan Berikat ada perlakuan tertentu untuk masing-masing pengusaha Kawasan Berikat.

Terakhir, lanjut Heru, membuat sinergi pelayanan antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan Direktorat Jenderal Pajak dan layanan mandiri bagi Kawasan Berikat yang memenuhi persyaratan.

"Kemudian, pada akhirnya diharapkan akan membawa dampak perbaikan transaksi neraca perdagangan dan current account deficit (CAD), saya kira secara prinsip itu. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menjawab dari keinginan pengusaha itu," tegasnya.

Kawasan Berikat tercatat berkontribusi menyumbang penerimaan negara senilai Rp73,65 triliun dan menambah investasi sebesar Rp168 triliun berdasarkan pembentukan modal tetap bruto serta Rp653 triliun dari ekuitas.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dirjen Bea Cukai Tinjau...
Dirjen Bea Cukai Tinjau Kawasan Berikat, Dorong Pertumbuhan Industri dan Ekspor
Dorong Ekspor dari Kawasan...
Dorong Ekspor dari Kawasan Berikat, Bea Cukai Pastikan Pengawasan Transparan
Peresmian Kawasan Berikat...
Peresmian Kawasan Berikat SIOEN Semarang Asia, Dorong Ekspansi Ekspor Garmen Asal Kendal
Akomodir Peningkatan...
Akomodir Peningkatan Produksi, Perusahaan Ini Minta Fasilitas Kawasan Berikat ke Bea Cukai
Bea Cukai Bandung Asistensi...
Bea Cukai Bandung Asistensi Pengusaha Tempat Penimbunan Berikat
Korea Hightech Indonesia...
Korea Hightech Indonesia Terima Izin Fasilitas Kawasan Berikat
Berita Terkini
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
57 menit yang lalu
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
4 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
4 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
5 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved