BI Antisipasi The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Dua Kali Lagi

Senin, 03 Desember 2018 - 17:46 WIB
BI Antisipasi The Fed...
BI Antisipasi The Fed Akan Naikkan Suku Bunga Dua Kali Lagi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan kenaikan suku bunga acuan alias BI 7 day repo rate yang telah mencapai 175 basis poin (bps), adalah demi mendukung pertumbuhan ekonomi. Dalam mengambil keputusan, BI menekankan selalu mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat atau Fed Fund Rate (FFR) pada Desember mendatang dan Maret 2019.

"Tahun depan The Fed diprediksi naikkan FFR (suku bunga AS) sebanyak tiga kali. Hanya saja melihat pasar akhir-akhir ini, kenaikan FFR mungkin dua kali pada Desember dan Maret 2019, dengan total kenaikannya sebesar 50 bps," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam CEO Network di Jakarta, Senin, (12/3/2018).

Lebih lanjut, kata dia, kondisi perekonomian Eropa pun tengah dalam tahap normalisasi. Hal itu, kata Perry, akan diikuti dengan kenaikan suku bunga oleh European Central Bank (ECB), paling cepat pertengahan tahun depan. "Hal-hal seperti itu sudah kita perhitungkan setiap lakukan Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan. Kita sudah perhatikan semua itu dalam ambil keputusan," tegas Perry.

Meski begitu, Ia belum bisa memutuskan, apakah tahun depan BI akan kembali menaikkan suku bunga acuannya atau tidak. Alasannya, bank sentral harus melihat dahulu bagaimana kondisi tahun depan, terutama terkait kondisi dalam negeri. "Kalau dinaikkan suku bunga (acuan) bukan berarti ketat. Melainkan untuk dukung pertumbuhan ekonomi," ujar Perry.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga memproyeksikan defisit neraca transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD) tahun ini di bawah 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara tahun depan, Ia optimistis CAD turun ke 2,5%. Maka agar target itu tercapai, Perry mengatakan kebijakan moneter BI preemptive untuk menjaga stabilitas nilai tukar, inflasi, dan CAD. "Koordinasi juga akan terus kita lakukan," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
BI Kerek Suku Bunga...
BI Kerek Suku Bunga Acuan, Bank Diyakini Tak Tergoda Menaikkan Bunga Simpanan atau Kredit
Bank Indonesia Kembali...
Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga di Level 3,5%
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
26 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
51 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Jerman akan Beli Sistem...
Jerman akan Beli Sistem Arrow 3 untuk Antisipasi Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved