Revitalisasi SMK Penting untuk Penuhi Kebutuhan Industri

Rabu, 05 Desember 2018 - 16:45 WIB
Revitalisasi SMK Penting...
Revitalisasi SMK Penting untuk Penuhi Kebutuhan Industri
A A A
JAKARTA - Survei Angkatan Kerja Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 mencatat dari 6,8 juta jumlah pengangguran, sebesar 20,7% atau 1,4 juta orang di antaranya berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Jumlah ini cukup besar mengingat lulusan SMK sebenarnya disiapkan untuk dapat terjun langsung ke dunia industri. Salah satu penyebab tingginya angka pengangguran tersebut ialah ketidaksesuaian (mismatch) antara kualitas lulusan SMK dengan kebutuhan industri.

"Untuk itu, Presiden telah mengeluarkan Inpres 9/2016 tentang Revitalisasi SMK, namun kebijakan ini harus terus diperbaiki sesuai dengan perkembangan perekonomian nasional," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Menko Darmin menambahkan, terdapat empat perkembangan tren global terkait SDM di era industri 4.0 yang harus diperhatikan oleh lembaga pendidikan vokasi, utamanya SMK. Tren pertama, munculnya teknologi digital yang memungkinkan orang dapat bekerja di mana saja.

"Dengan kemajuan digital, pembelajaran tidak hanya dapat dilakukan di sekolah formal saja dan memungkinkan akses pendidikan ke seluruh pelosok Indonesia," kata Darmin.

Tren ketiga, penggunaan media sosial yang banyak memunculkan talenta secara global tidak peduli seberapa jauh lokasinya. Tren keempat, manajemen kinerja berbasis analisis data. Maksudnya, kinerja seseorang tidak lagi diukur berdasarkan jumlah jam, kerja tetapi berdasarkan produktivitas mereka.

Menghadapi persoalan kesenjangan ekonomi dan tren global tersebut, tegas dia, revitalisasi SMK secara menyeluruh mendesak dilakukan. Dimulai dari perbaikan kurikulum SMK yang sesuai dengan kebutuhan di masa depan, termasuk sertifikasi yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), program pemagangan di industri untuk meningkatkan kemampuan dan kapasitas siswa, training of trainers hingga memperbaiki sistem seleksi yang sesuai keahlian dan meningkatkan minat calon siswa menjadi siswa SMK.

Lebih lanjut Menko Darmin menjelaskan, pemerintah memiliki jurus baru yang efektif untuk merevitalisasi SMK. Caranya, dengan menjalin kerja sama dengan pemerintah provinsi (pemprov).

"Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa pemprov lebih mengetahui kebutuhan dan potensi daerah yang harus dikembangkan dan kewenangan SMK ada pada pemprov sehingga revitalisasi dapat dilakukan secara masif dan sesuai kebutuhan daerah," jelasnya.

Terlepas dari itu, Darmin berharap dukungan dari semua pihak agar revitalisasi SMK dapat terwujud. Merevitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi, utamanya SMK, tegas dia, bukan hanya dapat mengurangi pengangguran, tetapi lebih dari itu dapat mengantarkan perekonomian Indonesia sejajar dengan negara negara maju lainnya dan menjadikan SDM yang berdaya saing tinggi hingga di tingkat global.

"Oleh karena itu kita perlu dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan hal tersebut," pungkasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Selaraskan...
Kementan Selaraskan Kurikulum Pendidikan Vokasi dengan Industri dan Dunia Kerja
Link and Match Vokasi-DUDI,...
Link and Match Vokasi-DUDI, Forum Pengarah Vokasi Dibentuk
Menko Airlangga: Revitalisasi...
Menko Airlangga: Revitalisasi Vokasi Jadi Payung Kerja Sama Dekatkan Dunia Pendidikan dan Dunia Usaha
Mendorong Lahirnya Kurikulum...
Mendorong Lahirnya Kurikulum Bersama yang Disetujui Industri
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas SDM, Ganjar Gandeng Pengusaha Revitalisasi SMK
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
8 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
9 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
9 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
9 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
10 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
10 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved